Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tabungan Pelajar Tanpa Potongan dan Minimal Biaya, Bank Kota Bogor Bangun Budaya Menabung di SD

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 18 Juli 2025 | 09:59 WIB
Bank Kota Bogor, melakukan sosialisasi tentang menabung sejak dini di SDN Curug 1, Kecamatan Bogor Barat, melalui kegiatan MPLS, Rabu 16 Juli 2025.
Bank Kota Bogor, melakukan sosialisasi tentang menabung sejak dini di SDN Curug 1, Kecamatan Bogor Barat, melalui kegiatan MPLS, Rabu 16 Juli 2025.

RADAR BOGOR – Bank Kota Bogor terus mendorong kebiasaan menabung sejak dini lewat program Tabungan Pelajar yang menyasar siswa sekolah dasar (SD).

Salah satunya diterapkan di SDN Curug 1, Kecamatan Bogor Barat, yang disosialisasikan melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu 16 Juli 2025.

Program ini menawarkan kemudahan dan keuntungan bagi siswa dan orang tua. Tabungan bisa disetor harian dengan nominal kecil, mulai dari Rp500 hingga Rp1.000.

Uang yang terkumpul selama sepekan akan dijemput langsung oleh petugas bank setiap hari Jumat.

“Tidak ada potongan, tidak ada biaya administrasi. Bahkan Rp1.000 pun kami terima. Ini bagian dari membiasakan anak menabung sejak dini,” ujar Engkus, Funding Officer Bank Kota Bogor.

Dengan sistem jemput bola, siswa dan orang tua tidak perlu datang ke kantor cabang.

Buku tabungan dapat disimpan lalu digunakan atau dicairkan kapan pun dibutuhkan.

Sejak dimulai pada beberapa tahun lalu, program ini telah menjangkau sekitar 60 sekolah dasar di Kota Bogor. Menurut Priatno, Kepala Kas Bank Kota Bogor, pihaknya memang fokus pada jenjang SD untuk membentuk kebiasaan sejak usia dini.

“Selain tabungan pelajar, kami juga punya produk tabungan umum, serta layanan kredit untuk UMKM dan ASN. Tapi untuk saat ini, kami konsentrasi memperluas jangkauan program tabungan siswa,” katanya.

Program ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan, tetapi juga selaras dengan pembiasaan positif lainnya di sekolah, seperti gerakan sekolah sehat.

Di SDN Curug 1, program ini disambut positif oleh para guru dan orang tua. Menurut Wiwik Tyaningsih, Bendahara SDN Curug 1, tabungan pelajar sangat membantu, terutama bagi keluarga dari kalangan menengah ke bawah.

“Mayoritas orang tua di sini bekerja sebagai buruh harian. Dengan program ini, mereka tetap bisa menyisihkan uang jajan anak untuk ditabung, dan biasanya diambil saat anak lulus atau butuh biaya sekolah,” jelasnya. (uma)

Editor : Alpin.
#Bank Kota Bogor #SDN Curug 1 #Menabung Sejak Dini