RADAR BOGOR - Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menjadi tuan rumah kegiatan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional 2025.
Sebanyak 80 akademisi dari 40 perguruan tinggi di seluruh Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Para peserta berasal dari kalangan dosen, peneliti, dan tenaga akademik yang aktif di dunia publikasi ilmiah.
Mereka datang untuk mendapatkan pembekalan teknis dan strategi agar artikel ilmiah mereka bisa menembus jurnal nasional maupun internasional.
Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) bersama Ditjen Riset dan Pengembangan Kemendikstitek, bekerja sama dengan UIKA Bogor.
Pendampingan dilakukan secara intensif dalam enam kelompok kecil yang dipandu langsung oleh para pakar.
Materi yang disampaikan mencakup teknik menulis, pemilihan jurnal yang tepat, hingga strategi menghadapi proses review.
Selain sesi pemaparan, peserta juga dilibatkan dalam diskusi panel dan bimbingan langsung.
Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini jadi momentum penting untuk memperkuat budaya akademik.
Dia juga menekankan bahwa menulis artikel ilmiah bukan hanya tugas intelektual, tapi juga bentuk ibadah.
“Menulis adalah amanah keilmuan yang bernilai ukhrawi. Dalam Islam, menulis ilmu yang bermanfaat bisa menjadi amal jariyah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (18/7/2025).
Enam narasumber hadir dalam kegiatan ini, seluruhnya merupakan akademisi dan peneliti dengan rekam jejak publikasi nasional dan internasional.
Di antaranya Prof. Juneman Abraham, Prof. Istadi, Prof. Siti Nurmaini, hingga Prof. Renea Shinta Aminda.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada 10 peserta dengan submit artikel tercepat.
Langkah ini diharapkan bisa mendorong semangat menulis yang lebih produktif.
Prof Endin menyebut kegiatan ini bukan hanya pelatihan teknis, tapi juga ajang membangun jejaring antarakademisi.
Diharapkan, semangat menulis dan kolaborasi lintas kampus bisa terus tumbuh dari kegiatan di Uika Bogor ini.(rp1)
Editor : Alpin.