RADAR BOGOR - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Regina Pacis terlihat semarak dan heboh, Kamis, 17 Juli 2025. Bagaimana tidak, sebanyak 889 siswa tumplek memenuhi aula di lantai paling atas dari gedung SD Regina Pacis di Jalan Juanda.
Tak hanya itu, atraksi dan demontrasi ekstrakurikuler yang ditampilkan juga terbilang banyak yakni mencapai 32 jenis ekskul mulai dari fun english khusus kelas kecil hingga kelas besar, taekwondo, tari Bali.
Ada pula gambar dan seni lukis, modern dance, robotic and coding, piano dan vocal klasik, karate, empat bahasa asing, modeling hingga pencak silat dari Perguruan Silat Rajawali yang baru perdana diundang untuk ikut memperkenalkan anak-anak didiknya dari SDN Sukaresmi dan ikut demo ekstrakurikuler di sekolah tertua Kota Bogor tersebut.
Koordinator Akademik Yayasan Regina Pacis FMM, Agnes Atik Susilawati, mengatakan bahwa pihaknya ingin membangkitkan kembali ekstrakurikuler di Regina Pacis.
“Dulu kami banyak memberikan wadah untuk menggali bakat dan potensi anak-anak melalui ekskul, kemudian sempat terhenti pada masa pandemi dan berkurang setelahnya, nah, mulai tahun lalu kami bangkit kembali,” ujar Agnes.
Agnes menjelaskan, kebangkitan beragamnya ekskul ini sudah dimulai sejak 2024 dengan 17 eskul dan tahun ini direncanakan akan ditambah lagi hingga 32 ekskul.
“Maka dari itu pada MPLS kali ini, kami mengundang ekskul-ekskul baru. Salah satunya silat, yang memang belum ada di Sekolah Regina Pacis,” jelas Agnes.
Apalagi, kata dia, antusiasme siswa cukup tinggi dan sebelum ditampilkan eskul baru, pihaknya sudah lebih dulu melakukan survei untuk menyaring kemauan siswa.
“Pastinya dengan beragam ekskul yang kami sediakan, bisa mewadahi bakat dan potensi anak-anak. Biar dengan wadah eskul ini tergali dengan serius, potensi mereka bisa dimaksimalkan agar ke depan bisa membawa harum nama sekolah lewat even-even lomba dan pertandingan,” beber Agnes.
Pihaknya memberi target pada penyelenggara (pelatih,red) ekskul untuk bisa perform dan ikut kejuaraan.
“Karena target ini bentuk tanggung jawab yayasan dan capaian yang bisa dilihat oleh orang tua siswa,” tegas dia yang diamini Kepala SD Regina Pacis Lousiana Cicit Sumiarsih.
Lousiana Cicit Sumarsih menambahkan, sesuai surat edaran Kemendikbud, SD Regina Pacis menggelar MPLS hingga dua minggu untuk kelas kecil sedangkan untuk kelas besar yakni 4, 5 dan 6, pelaksanaan MPLS hanya satu minggu.
“Untuk perform kegiatan eskul dan MPLS ini kami bagi di tiga titik lokasi agar lebih terarah sesuai materi dari Kemendikbud yakni Tujuh Kebiasaan, delapan profil lulusan, kewarganegaraan, bela negara dan tentunya digabungkan dengan karakter Yayasan Regina Pacis,” tukas Lousiana. (pia)
Editor : Eka Rahmawati