RADAR BOGOR - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Institut Bisnis dan Informatika atau IBI Kesatuan Bogor di kancah internasional.
Kali ini, salah satu Tim Mahasiswa IBI Kesatuan Bogor meraih The 5th Winner of International Business Plan Competition (IBPC) 2025 yang digelar Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) di MILA University, Negeri Sembilan, Malaysia, Selasa 8 Juli 2025.
Ajang IBPC merupakan agenda tahunan ADAI yang bertujuan menumbuhkan semangat inovasi bisnis di kalangan mahasiswa melalui seleksi ketat mulai dari proposal bisnis, presentasi, hingga simulasi pasar.
Kompetisi bergengsi yang diikuti oleh puluhan tim dari berbagai universitas pada tahun ini menjadi panggung pembuktian kapasitas anak muda Indonesia dalam menghadirkan solusi bisnis yang inovatif, realistis, dan berdampak bagi masyarakat.
Apresiasi tinggi untuk seluruh Tim IBI Kesatuan Bogor yang telah tampil gemilang sejak babak penyisihan hingga final IBPC 2025 di Malaysia.
Maka dari itu, tidak mengherankan ketika tak hanya gelar juara umum, IBI Kesatuan juga meraih penghargaan khusus untuk kategori Best Selling Point, Best Capital Strategy, Best Product Development, dan Best Marketing Strategy.
H. Bambang Hengky Rainanto, S.Pi., M.M., Ph.D., CSM, CHRP, CIIQA, Dekan Fakultas Informatika dan Pariwisata IBI Kesatuan mengatakan kemenangan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas ide dan kemampuan analitis mahasiswa IBI Kesatuan dalam merancang business plan yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada solusi.
"Tetapi juga mencerminkan kerja keras, semangat kolaborasi, dan dedikasi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan internasional,” ungkap H. Bambang Hengky Rainanto yang juga dosen pendamping.
Berikut rincian lengkap Tim Mahasiswa IBI Kesatuan Bogor yang berhasil lolos dan meraih prestasi dalam Final IBPC 2025:
Tim 1: Valencia Christabel Purnama, Gladys Julien, dan Resa Sukmawati dengan produk Bayummm! Cookies, yakni biskuit sehat bebas gluten dari bayam dan almond, berhasil meraih The 5th Winner atau Juara Umum 5.
Tim 2: M. Rahmat Gunawan, Sheila Rahmaniah, dan Septian Cahyadi dengan produk Yantech Digital Marketing, yakni layanan digital marketing khusus untuk klinik kecantikan, berhasil meraih Best Product Development.
Tim 3: Nicholas Chen, Alicia Pratama Putri, dan Nikita Meishanda Putri Komara Mukti dengan produk ONI.CO, yakni produk perawatan kendaraan dengan performa tinggi, berhasil meraih Best Marketing Strategy.
Tim 4: Zahra Cikal Wahyu Apsari, Firdha Suryana Az-Zahra, dan Resita Amanda dengan produk For U Organic Perfume, yakni menawarkan solusi parfum yang dibuat menggunakan 100% bahan natural dan organik yang aman bagi kulit dan lingkungan, berhasil meraih Best Selling Point.
Tim 5: Hadyaddien Sabila, Allysa Aulia, dan Tia dengan produk Cuisine Studio, yakni bisnis kuliner inovatif yang menawarkan makanan sehat, terjangkau, dan ramah lingkungan dengan konsep ekonomi kreatif dan berkelanjutan, berhasil meraih Best Capital Strategy.
Dengan torehan prestasi hingga kancah internasional, IBI Kesatuan kian membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang unggul di Bogor.
“Besar harapan kami bahwa capaian prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan menjadi motivasi bagi kami di IBI Kesatuan untuk terus memperkuat komitmen dalam melahirkan generasi muda yang unggul, kreatif, dan berintegritas,” ucap salah satu perwakilan sivitas akademika IBI Kesatuan. (***)
Editor : Yosep Awaludin