RADAR BOGOR—Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Pancawaluya di SMK Taruna Andigha Kota Bogor resmi dibuka.
Pembukaan MPLS SMK Taruna Andigha dipimpin oleh Sekretaris Yayasan Ibnu Hajar, H. Andi Surya Wijaya, S.H., M.H., yang juga pernah menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Periode 2009-2014 dan 2014-2019.
Kali ini SMK Taruna Andigha turut mengusung tema pembentukan karakter Pancawaluya (lima kesempurnaan) yang akan membentuk lima karakter utama, yaitu: cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (pintar), dan singer (terampil).
Tema ini diusung sinergis dengan program Gapura Panca Waluya. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pembentukan moral, sosial, dan spiritual siswa.
SMK Taruna Andigha yang berada di bawah naungan Yayasan Ibnu Hadjar, didirik Alm. Letjen TNI (Purna) H. Andi Muhammad Ghalib pada 2002.
Pancawaluya selaras dengan upaya dalam membentuk murid menjadi manusia yang unggul, berkarakter dan memiliki budi pekerti luhur.
Hal itu terwujud dalam implementasi Pancawaluya pada kegiatan MPLS SMK Taruna Andigha tahun pelajaran 2025-2026 ini.
Dalam sambutannya, H. Andi Surya Wijaya menegaskan pentingnya pendidikan karakter di masa sekolah.
Harapannya, generasi saat ini tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.
Upacara pembukaan MPLS Pancawaluya yang dilaksanakan gabungan tiga unit, SMK-SMA-SMP Taruna Andigha.
Pihak SMK diwakili Sary Yany Wetzel, S.Pd., M.Pd. sebagai waka kurikulum, yang ikut mengalungkan atribut MPLS sebagai tanda MPLS dimulai.
Sary Yany Wetzel, mengungkapkan pencetusan Pancawaluya sebagai tema MPLS sangat luar biasa, dan harus disukseskan.
Bila diimplementasikan kata dia, Cageur, berarti anaknya harus sehat maka di SMK Taruna Andigha ada program senam, pengecekan kesehatan, dan pengarahan dari puskesmas dalam kegiatan MPLS.
Bageur, berarti siswa/I harus mempunyai sikap yang baik, nantinya akan ada pengarahan tentang bagaimana mengasah budi pekerti.
Bener, di SMK Taruna Andigha memperkenalkan pembiasaan seperti Solat Duha, dimana pembentukan akhlak selalu diutamakan.
Pinter, berarti anaknya harus cerdas, dikegiatan MPLS SMK Taruna Andigha mengundang beberapa narasumber untuk menambah keilmuan.
"Terakhir, Singer, siswa diharapkan terampil, maka dari itu dalam MPLS kita juga mnegundang praktisi untuk anak-anak terpacu mengasah keterampilannya dalam bidang jurusannya maisng-masing,” tuturnya.
Ia mengungkapkan harapan besar kedepannya SMK Taruna Andigha semakin mampu bersaing dan berkwalitas tinggi, serta dapat menghasilkan lulusan terbaik.
Semoga implementasi Pancawaluya dalam MPLS kali ini, bisa tertanam membentuk karakter siswa SMK Taruna Andigha, yang peduli akan kesehatannya, berbudi pekerti yang baik.
Kemudian, benar dalam bersikap, pintar dalam mengasah kemampun, dan terampil dalam bidang kejuruannya, sehingga memiliki daya saing yang mumpuni setelah lulus kelak. (***)
Editor : Yosep Awaludin