Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menilik Kebijakan 50 Siswa Per Kelas Gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di SMKN 3 Depok, Kipas Portable Jadi Andalan

Ahmad Sopyan • Rabu, 23 Juli 2025 | 19:12 WIB
Ilustrasi: Kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Ilustrasi: Kegiatan belajar mengajar di sekolah.

RADAR BOGOR - Di tengah kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi satu kelas bisa diisi 50 siswa untuk sekolah tingkat SMA dan SMK di Provinsi Jabar beginilah suasana di Kota Depok.

Pantauan Radar Bogor di SMKN 3 Depok, satu kelas diisi 46 orang dan kegiatan belajar mengajar pun berlangsung lancar. Meski demikian sejumlah siswa tampak kegerahan. 

Salah satunya Vilza, wajah siswa kelas 10 SMKN 3 Depok berkeringat, kipas angin dan AC di kelas ia belajar tak sanggup menurunkan suhu panas di kelasnya itu.

Ia pun harus membawa kipas portable dari rumahnya dan kipas berwarna putih diarahkan ke wajahnya selama kegiatan belajar mengajar di SMKN 3 Depok.

"Iya panas AC kurang berasa, jadi pakai kipas portable," katanya saat dijumpai Radar Bogor.

Vilza tak sendiri, sejumlah siswa perempuan lainya juga membawa kipas portable ke sekolah. Hal itu agar membuat tidak kegerahan terlebih saat memasuki siang hari, suhu udara cukup panas.

Penggunaan kipas portable itu juga disarankan oleh pihak sekolah kepada siswanya, sekolah tak melarang bagi siapa saja yang punya bisa membawanya ke sekolah.

"Iya, kami sarankan bawa kipas portable biar gak gerah," kata humas SMKN 3 Depok, Nurhayati kepada Radar Bogor.

Begitulah kondisi ruang kelas para siswa baru di SMKN 3 Depok setelah Program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi diberlakukan mulai tahun ajaran 2025/2026.(Faj)

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #depok #gubernur jawa barat #50 siswa per kelas