RADAR BOGOR - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini mengapresiasi inisiatif Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah dan PWNA DKI Jakarta.
Hal tersebut lantaran berhasil menyelenggarakan kegiatan Hari Anak Nasional di PAUD Putri Nasyiah, Jakarta.
Acara ini dinilai sejalan dengan semangat Kemendikdasmen dalam menguatkan pendidikan karakter dan budaya anak bahagia sejak dini.
Penasihat DWP Kemendikdasmen Masmidah Abdul Mu’ti, datang dan memimpin senam Anak Hebat bersama peserta yang hadir.
“Senang sekali melihat anak-anak bahagia pagi ini," ujarnya.
Masmidah menuturkan, acara ini bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi bentuk nyata mendidik anak lewat lagu, gerakan, dan kebiasaan positif.
Baca Juga: Soal Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Cipayung Kota Depok, Begini Kata Warga
Ia menuntun peserta anak-anak bernyanyi dan membagikan pesan menyentuh.
“Anak-anak harus bahagia, di rumah maupun sekolah," tambah Masmidah.
Ia menilai, jika ingin melihat kualitas generasi ke depan, maka harus melihat anak-anak PAUD hari ini.
Masmidah menekankan, mendidik anak kewajiban guru dan orang tua di rumah.
"Kuncinya ada di kolaborasi dan kasih sayang.” pungkasnya.
Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Nia Nurhasanah menjelaskan, pihaknya sangat mendukung keterlibatan warga dalam penguatan karakter anak.
Ia menegaskan pentingnya membentuk karakter anak-anak sejak usia dini, lewat akademik dan nilai-nilai hidup.
“Kami mendorong tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat," ucap Nia.
Yakni, ia menambahkan, bangun pagi, ibadah, olahraga, gemar belajar, makan sehat, bermasyarakat, dan tidur cukup.
Nia berujar, aktivitas seperti ini harus dilaksanakan di rumah dan sekolah.
Tak hanya Kemendikdasmen, acara ini juga didukung oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI yang menggelar sosialisasi anti-perundungan lewat media film dan diskusi interaktif.
“Anak harus tumbuh di lingkungan bebas kekerasan," tuturnya.
Perwakilan tim PEKSOS Kemensos menyebutkan, pendidikan karakter harus dibarengi perlindungan yang konkret.
Di acara yang sama, Ketua PP Nasyiatul Aisyiyah, Risni Julaeni Yuhan menjabarkan, semarak Hari Anak Nasional ini diprakarsai oleh Nasyiatul Aisyiyah sebagai bagian dari gerakan pendidikan ramah anak dan penguatan karakter sejak usia dini.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Kembali Merebak di Kabupaten Bogor, Sudah 28 Warga yang Positif
Kegiatan juga dimeriahkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh RSIJ Pondok Kopi, senam bersama, dan edukasi anti perundungan oleh tim Kemensos RI.
Sebagai tuan rumah, PAUD Putri Nasyiah menunjukkan perannya sebagai lembaga PAUD yang melindungi dan membentuk karakter anak.
Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara lembaga pendidikan, keluarga, dan pemerintah demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Editor : Siti Dewi Yanti