Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peserta Sekdin Jangan Telat! Ketahui Alur Selama Tes, Aturan, dan Jadwal Resmi Ujian SKD Sekolah Kedinasan 2025 agar Tidak Langsung Gugur

Ira Yulia Erfina • Kamis, 31 Juli 2025 | 04:57 WIB
Ketahui alur selama tes, aturan, dan jadwal resmi ujian SKD Sekolah Kedinasan 2025
Ketahui alur selama tes, aturan, dan jadwal resmi ujian SKD Sekolah Kedinasan 2025

RADAR BOGOR – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menjadi gerbang awal yang wajib dilalui oleh seluruh peserta Sekolah Kedinasan tahun 2025.

Karena sistem pelaksanaannya menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), maka kesiapan teknis dan kedisiplinan peserta Sekolah Kedinasan tahun 2025 sangat menentukan keberhasilan.

Tidak hanya memahami soal, peserta Sekolah Kedinasan juga harus memahami alur, peraturan, dan jadwal sesi yang telah ditentukan.

Artikel ini menguraikan seluruh rangkaian proses SKD, mulai dari kedatangan hingga pelaksanaan ujian, lengkap dengan pembagian waktu harian agar peserta tidak terjebak dalam kesalahan prosedural yang bisa berakibat fatal.

1. Kedatangan dan Registrasi Ulang

Setiap peserta wajib hadir minimal 90 menit sebelum jadwal ujian.

Begitu tiba di lokasi, peserta akan diarahkan untuk melakukan registrasi ulang. Peserta akan menerima PIN unik untuk login ke komputer ujian.

Perlu dicatat bahwa registrasi ditutup tepat waktu dan peserta yang terlambat tidak akan diberi toleransi.

Sekali tertinggal dari jadwal registrasi, peserta otomatis dianggap gugur dan tidak bisa mengikuti ujian, terlepas dari alasan keterlambatan.

2. Penitipan Barang dan Pemeriksaan Identitas

Setelah melakukan registrasi, peserta harus menitipkan seluruh barang pribadi yang tidak diizinkan masuk ruang ujian.

Hanya KTP dan kartu ujian asli yang boleh dibawa ke ruang ujian.

Barang lain seperti ponsel, tas, buku catatan, alat tulis, dompet, maupun jam tangan harus ditinggalkan di tempat penitipan yang disediakan panitia.

3. Body Checking atau Pemeriksaan Fisik

Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan badan (body checking) yang dilakukan menggunakan alat pendeteksi logam.

Hal ini untuk memastikan peserta tidak membawa perangkat untuk melakukan kecurangan selama ujian.

Panitia sangat menyarankan agar peserta tidak memakai barang berbahan logam seperti sabuk besi, jam tangan, kalung, cincin, atau aksesori lainnya.

Hal ini demi mempercepat proses pemeriksaan dan menghindari antrean yang terlalu panjang.

4. Masuk ke Ruang Tunggu Steril

Setelah lolos pemeriksaan, peserta diarahkan menuju ruang tunggu steril. Di ruangan ini, peserta tidak diperbolehkan melakukan aktivitas selain mendengarkan pengarahan dari panitia.

Pengarahan ini mencakup petunjuk teknis pelaksanaan ujian, tata tertib selama berada di ruang CAT, serta simulasi singkat mengenai cara login dan navigasi soal pada sistem CAT.

Semua informasi yang diberikan di tahap ini sangat penting untuk dipahami karena akan menjadi acuan selama proses ujian berlangsung.

5. Perpindahan ke Ruang Ujian CAT

Peserta akan dipindahkan secara bergilir menuju ruang ujian utama.

Di ruang ini, setiap peserta akan duduk di depan komputer yang telah disediakan. Mereka akan diminta memasukkan PIN unik yang diberikan saat registrasi.

Waktu login dan pelaksanaan ujian baru akan dimulai serentak setelah aba-aba resmi dari panitia pengawas ruangan.

Peserta diberi waktu 100 menit untuk menyelesaikan soal yang terdiri atas Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.

6. Peraturan Ketat Berdasarkan Aturan BKN

Seluruh proses pelaksanaan ujian SKD tahun ini mengacu pada Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024 tentang prosedur seleksi menggunakan sistem CAT.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa peserta wajib:

•Mematuhi seluruh alur dan jadwal yang telah ditentukan.

•Tidak membawa alat bantu ujian dalam bentuk apa pun.

•Tidak diperbolehkan keluar-masuk ruang ujian tanpa izin resmi.

•Tidak melakukan komunikasi dengan peserta lain selama ujian berlangsung.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat membatalkan hasil ujian dan peserta bisa langsung didiskualifikasi.

7. Jadwal Harian Ujian SKD

Untuk memastikan semua peserta terakomodasi dengan baik, pelaksanaan ujian dibagi dalam beberapa sesi per hari.

Setiap sesi terbagi menjadi dua bagian: 90 menit tahap persiapan dan 100 menit pelaksanaan ujian.

Senin–Kamis (4 sesi per hari):

Sesi 1:

06.30–08.00: Persiapan

08.00–09.40: Ujian

Sesi 2:

09.00–10.30: Persiapan

10.30–12.10: Ujian

Sesi 3:

11.30–13.00: Persiapan

13.00–14.40: Ujian

Sesi 4:

14.00–15.30: Persiapan

15.30–17.10: Ujian

Jumat (2 sesi khusus):

Sesi Pagi:

06.30–08.00: Persiapan

08.00–09.40: Ujian

Sesi Siang:

13.00–14.30: Persiapan

14.30–16.10: Ujian

Khusus pada hari Jumat, hanya ada dua sesi dengan jeda yang lebih panjang di tengah hari untuk menghormati waktu ibadah salat Jumat. Sesi siang dimulai lebih sore, tidak seperti hari Senin–Kamis.

8. Catatan dan Tips Penting bagi Peserta

Ada beberapa hal penting yang harus selalu diingat oleh setiap peserta agar tidak mengalami kendala:

•Datang lebih awal untuk menghindari risiko keterlambatan. Antrean registrasi dan body checking sering memakan waktu panjang, terutama di sesi pagi.

•Simpan baik-baik PIN peserta karena bersifat unik dan hanya bisa digunakan satu kali.

•Gunakan pakaian yang bebas logam agar proses body checking lebih cepat dan nyaman.

•Jangan membawa barang terlarang, termasuk catatan, alat komunikasi, dan perlengkapan elektronik.

Jangan sampai upaya belajar selama berbulan-bulan gagal hanya karena hal teknis yang bisa diantisipasi lebih awal.

Pastikan semua dokumen dibawa, waktu diperhitungkan, dan prosedur dihafal dengan baik.***

Editor : Eli Kustiyawati
#skd #sekolah kedinasan #jadwal #2025