RADAR BOGOR – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Situgede dan tim dosen dari IPB University menginisiasi sebuah kolaborasi strategis.
Kolaborasi ini dalam rangka merespon tantangan stagnasi ekonomi dan isu tata kelola di destinasi wisata Danau Situgede.
Kegiatan ini dilakukan melalui skema hibah "Dosen Pulang Kampung" dari Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB, sebuah program intervensi berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat.
Program ini bertujuan untuk mengatasi penurunan aktivitas ekonomi kreatif yang sebelumnya sempat meningkat pasca-revitalisasi kawasan pada tahun 2022.
Menurut Bapak Hamdani dari Pokdarwis Situgede, kendala utama adalah kurang terawatnya fasilitas dan sengketa kewenangan pengelolaan.
Sebagai solusi, tim IPB University yang dipimpin oleh Sachnaz Desta Oktarina, menawarkan intervensi dua pilar.
Ia mengatakan yang pertama, pengembangan platform digital terpadu yang merupakan situs web inovatif yang berfungsi sebagai alat monitoring kunjungan, etalase produk UMKM lokal, dan dilengkapi fitur peramalan (forecasting) pengunjung.
Kedua, Sachnaz melanjutkan, pemberdayaan SDM lokal, yakni, pelatihan strategi pemasaran digital praktis bagi para pelaku UMKM, serta inisiasi pembentukan unit promosi digital yang dikelola oleh pemuda setempat.
"Kami hadir dengan itikad baik untuk membantu menata kembali ekosistem ekonomi di sini melalui platform digital terpadu," jelasnya.
Inisiatif ini merupakan wujud nyata sinergi pentahelix yang melibatkan akademisi (IPB University), komunitas (Pokdarwis), pemerintah (Aparatur Kelurahan Situ Gede, Kota Bogor), dan praktisi bisnis.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model solusi bagi pengembangan destinasi wisata lain yang menghadapi tantangan serupa.