Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siswa Dilarang Main Game Terlarang, Disdik Kota Bogor Minta Guru Terlibat dalam Pengawasan

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 6 Agustus 2025 | 15:07 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi.

RADAR BOGOR - Larangan siswa bermain game roblox berlaku juga di Kota Bogor. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, meminta kepada seluruh guru untuk ikut terlibat dalam pengawasan agar siswa tidak bermain game roblox.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi mengaku sepakat atas kebijakan yang dilayangkan pemerintah pusat atas larangan siswa bermain gim Roblox.

Baginya segala praktik yang dapat mengundang prilaku negatif harus segera dihindari, termasuk bermain game roblox.

“Sepakat saya. Hal-hal yang bisa mengundang kekerasan atau kerawanan lain pada anak harus dihindari sedini mungkin,” kata Herry pada Radar Bogor.

Herry menegaskan seluruh stek holder yang bergelut dalam dunia pendidikan bakal dikerahkan untuk melakukan pengawasan.

Informasi ini diklaimnya sudah langsung ia sampaikan kepada pimpinan sekolah-sekolah yang ada di Kota Bogor.

“Sudah saya sampaikan melalui grup Whatsapp terkait pengawasan ini. Seluruh warga sekolah harus ikut serta mengawasi penggunaan gawai siswa,” tegas Herry, Rabu (6/8/2025 siang.

Ada beberapa waktu yang disebut Herry riskan dari pengawasan pihak sekolah. Salah satunya yakni saat siswa memasuki jam istirahat.

Untuk itu monitoring dan edukasi tentang gim yang membayakan disebutnya harus terus digencarkan.

“Saya akan menyampaikan ini ke guru-guru baik SD maupun SMP untuk mengawasi anak terutama pada jam istirahat. Tidak ada siswa yg nongkrong-nongkrong di sekolah tanpa didampingi guru,” ujar Hery.

Jika penegasan ini dirasa kurang, Herry menggaransi bakal segera melayangkan Surat Edaran (SE).

Isinya tentang pengawasan penggunaan gawai siswa dari gim-gim yang membahayakan keselamatan.

“Saat ini informasi mengenai langkah pengawasan via grup Whatsapp dulu. Tapi jika dipandang perlu bisa kami buatkan surat edaran,” ujarnya saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Tidak hanya melalui pihak sekolah, orang tua juga dipandang mesti ikut terlibat aktif dalam pengawasan penggunaan gawai pada anak.

Sebab, mereka akan memiliki banyak waktu luang ketika di lingkungan rumah.(rp1)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Alpin.
#siswa #Disdik Kota Bogor #game terlarang