Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kuliah Perdana Tahsin Al Ghozy Angkatan 19, AMC Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Qur’ani

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 7 Agustus 2025 | 11:57 WIB
Pelaksanaan kuliah perdana Tahsin Al Ghozy di Masjid Al Muttaqin
Pelaksanaan kuliah perdana Tahsin Al Ghozy di Masjid Al Muttaqin

RADA BOGOR - Ribuan muslimah dari berbagai daeeah berkumpul di Masjid Al Muttaqin Kota Bogor. Kehadiran mereka ke tempat ibadah umat islam itu untuk mengikuti kuliah perdana Tahsin Al Ghozy, Kamis 7 Agustus 2025.

Kuliah Tahsin Al Ghozy itu merupakan bagian dari program Yayasan Al Ghozy Muslimah Center (AMC).

Tahun ini kuliah Tahsin Al Ghozy sudah memasuki angkatan ke 19. Pesertanya mencapai 2.000, mereka tersebar dari kelas Reguler, Khadijah, dan Hafshah.

Ketua Yayasan AMC, Ririe Rizal, menegaskan bahwa kuliah perdana bukan sekadar seremoni, melainkan momen penting dalam memperkuat ukhuwah. Ini juga menjadi komitmennya untuk membangun generasi qurani.

“Kuliah perdana ini bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga momentum untuk membangun gerakan muslimah yang Qur’ani, mandiri, berakhlak mulia dan bermanfaat," katanya.

"AMC terus berinovasi demi menghadirkan peran muslimah yang lebih berdampak di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kuliah perdana kali ini menghadirkan narasumber yang memang kompeten dibidang tahsin Al Quran.

Ia adalah Hartanto Saryono, yang kini juga menjabat sebagai Founder Yayasan Rumah Tajwid Indonesia.

Dalam paparannya, Hartanto membagikan tips praktis untuk membaca Al Quran yang baik dan benar. Dia pun menegaskan bahwa membaca kita suci itu mesti memiliki adab dan akhlak.

“Boleh dibilang ini adalah kebangkitan unat islam bersama al quran. Ini sebagai masa keeemasan untuk mendekati al quran. Terutana hafalan. Ini juga harus diimbangi dengan praktik kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Acara tersebut juga diwarnai dengan beberapa rangkaian kegiatan. Salah satunya wisuda angkatan pertama Kuliah Pengajar Al Quran Plus (KPQ+). Ini merupakan bagian dari program unggulan Divisi Pendidikan AMC.

Program KPQ+ sengaja dirancang untuk mencetak pengajar Al-Qur’an dengan metode terstruktur, berakhlak, dan siap mengabdi di masyarakat. Lulusan memeliki peran untuk memberantas buta huruf Al Quran.

“Kami berkomitmen untuk terus melahirkan lebih banyak pengajar Al-Qur’an yang kompeten dan berintegritas. Semoga para alumni KPQ+ menjadi pelita bagi masyarakat sekitar,” beber, Direktur Program KPQ+ Lusi Pahlawati.

Penanggung jawab kegiatan Tahsin Al Ghozy, Jety Rachmawaty, mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan acar yang dipimpinnya.

Dia berharap langkah itu dapat memantik masyarakat untuk bersungguh-sungguh dalam belajar Al Quran.

“Alhamdulillah, acara berlangsung lancar dan penuh keberkahan. Semoga ini menjadi pemantik semangat masyarakat untuk lebih bersungguh-sungguh belajar Al-Qur’an, dan khususnya untuk para peserta tahsin dapat memberikan motivasi sebelum memulai belajar di tahun ajaran baru,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #kuliah #Tahsin Al Ghozy