RADAR BOGOR - Buku berjudul Inovasi Kepemimpinan kepala SMP Kota Bogor dalam meningkatkan mutu pendidikan berhasil diluncurkan.
Isi buku tersebut adalah kumpulan inovasi para kepala sekolah yang telah direalisasikan di masing-masing sekolahnya.
Ya, ada 24 sekolah swasta yang memiliki inovasi dalam kepemimpinan.
Inovasi yang dilakukan pada umumnya terbagi dalam empat kategori yakni pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, penguatan manajemen berbasis sekolah, penguatan budaya literasi, numerasi, dan karakter hingga pengembangan profesional guru.
Editor buku yang juga pengawas SMP Kota Bogor, Yayat Suryatna menjelaskan, inovasi yang dituliskan di buku tersebut adalah sebagian kecil inovasi yang sudah dilakukan para kepala sekolah yang ada di Kota Bogor.
Kepala SMP Dian Harapan, Adi Nasib Siregar mengungkapkan, pihaknya mengusung pemanfaatan selasar sekolah menjadi majalah dinding.
Menurut dia, di selasar tersebut dipasangi softboard untuk memasang berbagai karya siswa.
Lebih lanjut ia mengatakan, karya siswa tidak hanya berkaitan mata pelajaran bahasa, tapi juga semua pelajaran yang berkaitan dengan literasi.
Sehingga, kata dia, siapapun yang melintasi majalah dinding pasti akan menghentikan langkahnya untuk melihat dan membaca karya para siswa.
Kepala SMP Bina Bangsa Sejahtera, Syabar Suwardiman berinovasi dengan judul Gartawira: Today a Reader Tomorrow a Leader.
Menurut dia, diperlukan metode membaca menyenangkan serta bermanfaat bagi para siswa.
Lebih lanjut ia mengatakan, kebiasaan berdiskusi hingga membaca buku berkualitas diharapkan para siswa akan bisa menghadapi masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala SMP Tunas Insani, Hani Wahyuni menerapkan teknologi dalam pembelajaran.
Menurutnya, teknologi yang dijalankan antara lain Quiziz, Canva hingga wordwall.
Lebih lanjut ia mengatakan, siswa tertarik dengan pembelajaran dengan memanfaatkan TIK diantaranya perjalanan virtual ke museum.
Ia menambahkan, pemanfaatan tabel periodik menjadikan pelajaran IPA jadi lebih menyenangkan.
Ya, para pengawas di Kota Bogor menuliskan inovasi kepala sekolah sesuai penilaian kinerja.
Koordinator Pengawas Sekolah Kota Bogor, Ahmad Hilman menjelaskan, banyak inovasi yang dilakukan kepala sekolah di Kota Bogor.
Apabila tak dibukukan, kata dia, inovasi tersebut hanya akan menjadi dokumen internal dan disimpan di lemari.
Melalui adanya penerbitan buku ini, diharapkan jadi inspirasi untuk kepala sekolah di Kota Bogor. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti