RADAR BOGOR - Mahasiswa baru IPB yang memiliki keterbatasan ekonomi patut berbangga.
Ini karena Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) membantu biaya UKT sebanyak 102 orang mahasiswa baru Angkatan 62 kategori beasiswa leader mandiri baik program sarjana dan sarjana terapan.
Para calon penerima beasiswa yang merupakan mahasiswa baru telah lolos seleksi administrasi sekitar 285 orang dan seleksi wawancara dilakukan di Gedung Alumni, Minggu 10 Agustus 2025.
Wawancara seleksi beasiswa terasa istimewa karena kehadiran Rektor IPB Prof Arif Satria dan juga jajaran pimpinan di lingkungan IPB University yaitu Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Prof Deni Nofrianna Noer, Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerjasama dan Alumni Prof Iskandar Zulkarnaen Siregar, Asisten Direktur Kesejahteraan Mahasiswa Yusalina serta Ketua Himpunan Alumni IPB Walneg S Jas.
Rektor IPB Prof Arif Satria mengapresiasi, kepedulian para alumni yang membantu mahasiswa baru maupun yang sudah berkuliah terutama yang tidak mampu untuk bisa berkuliah dengan baik.
“Semoga kalian mahasiswa baru bisa sukses menjalani perkuliahan dan terima kasih kepada alumni yang terus konsisten membantu dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa baru maupun yang sudah berkuliah. Ini bentuk kepedulian yang berharga dan patut dibanggakan,” papar Arif.
Ketua Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI), Andi Irman Patiroi menyampaikan YAPI merupakan yayasan di bawah koordinasi alumni yang khusus untuk pendanaan dari alumni juga lembaga di IPB untuk memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa.
“YAPI telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi sejak tahun 2017 dan tercatat sebanyak 1.960 penerima beasiswa dari YAPI,” ujar Andi.
Andi juga menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya YAPI mewujudkan visinya menjadikan pemimpin (leader) yang berkarakter dan komitmen YAPI untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik tapi juga aktif, berintegritas dan berdampak bagi lingkungan sekitar.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Himpunan Alumni IPB Dr Walneg S Jas menyampaikan pemberian beasiswa yang dilakukan YAPI sebagai bentuk kebersamaan serta kepedulian yang dibangun alumni terhadap kampus juga terhadap bangsa dan negara.
“Keikutsertaan dalam proses seleksi beasiswa YAPI ini sebagai bagian kecil dari momen bersejarah yang dilalui di IPB. Sejarah awal baik diterima atau tidak, untuk berani menyampaikan seluruh cerita dan realitas yang dihadapi dengan penuh semangat hasilnya nanti,” kata Walneg.
Selain itu pria yang menjabat Ketua Dewan Pembina Aksi Relawan Masyarakat Himpunan Alumni IPB ini juga menyampaikan banyak cara untuk menyelesaikan studi dengan keterbatasan dana di IPB karena banyak sumber sumber pemberi beasiswa di IPB dan salah satunya beasiswa YAPI.
Tak hanya mahasiswa baru, YAPI juga telah memberikan beasiswa di Tahap 1 kepada 130 mahasiswa tidak mampu yang berada di semester 3 ke atas.
Seleksi beasiswa tahap 1 telah dilaksanakan 22 Juni 2025 dengan jumlah pendaftar yang lolos seleksi administrasi sebanyak 290 orang.
Beasiswa tahap 1 juga diberikan kepada mahasiswa aktif baik program sarjana maupun sarjana terapan dengan kategori beasiswa yaitu leader prestatif, beasiswa khusus dan beasiswa aktivis.
Seleksi wawancara beasiswa YAPI tahap 1 dilakukan oleh Direktur Ditmawa, Beginer Subhan, orangtua asuh YAPI, pengurus YAPI serta Alumni IPB.
Seleksi wawancara penerima beasiswa tahap 2 melibatkan 33 orang yang merupakan orangtua asuh YAPI, pengurus YAPI dan alumni IPB.(*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim