Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sekolah Penerima MBG Bertambah di Kota Bogor, SDN Baranangsiang Salah Satunya

Pipin Apriani • Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:33 WIB
ILUSTRASI: Siswa SDN Baranangsiang, Kota Bogor, saat menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG).
ILUSTRASI: Siswa SDN Baranangsiang, Kota Bogor, saat menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG).

RADAR BOGOR - Sekolah penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali bertambah di Kota Bogor.

Salah satunya adalah SDN Baranangsiang, di Kelurahan Tegallega, Bogor Tengah, yang menerima manfaat MBG.

Untuk pertama kalinya, SDN Baranangsiang dengan jumlah siswa 328 ini menerima MBG.

“Alhamdulillah untuk SDN Baranangsiang sudah terima program MBG per hari ini, Selasa 19 Agustus 2025,” jelas Kepala SDN Baranangsiang, Ade Carwia kepada Radar Bogor, Selasa 19 Agustus 2025.

Dia mengaku bersyukur akhirnya sekolah yang dipimpinnya mendapat giliran atau jatah program MBG.

“Makanannya sudah datang sejak pukul 08.15 WIB. Dengan pembagian menu ukuran besar dan ukuran kecil dibagi dua tahap dengan yang masuk siang, karena kebetulan pembelajaran di sini ada dua shift,” jelas Ade.

Menurut Ade, siswa-siswinya antusias menikmati makanan bergizi yang dilengkapi buah dan sayur.

“Mereka makan bersama-sama di beberapa lokasi, ada yang di kelas, di bangku depan taman atau di selasar depan kelas,” jelas Ade.

Selain SDN Baranangsiang, SDN Kebonpedes 01 juga sudah menerima manfaat program MBG sejak masuk tahun ajaran baru ini. Termasuk sekolah di sekitarnya, yakni SDN Kebonpedes 03 dan 05.

Menurut Wali Kota Bogor Dedie Rachim, pihaknya menargetkan adanya penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menjadi dapur dalam program MBG untuk mendukung dan menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Dedie Rachim mengatakan, saat ini ada 120.000 siswa di Kota Bogor yang harus dilayani oleh program MBG.

Karena itu, dibutuhkan sekitar 82 titik dapur yang bisa melayani, dengan kapasitas satu dapur dapat melayani 2.000 hingga 3.000 pelajar.

Sejak diluncurkan pada Januari 2025 lalu, saat ini sudah ada empat SPPG di Kota Bogor.

Masuk Agustus, bertambah dua dapur yakni di eks restoran Hariny Jalan Sholeh Iskandar dan satu lagi dapur SPPG di Jalan Raya Cilebut.

"Jadi kebayang kalau kemudian kita mau nambah 10 lagi, kita butuh waktu. Ini betul-betul murni harus ada kemitraan antara pemilik aset lahan dan tentu ada yang membangunkan dapur dan juga peralatannya, termasuk SDM dan juga suppliernya dari logistik atau sembakonya. Ini tentu program yang baik, tapi harus dipikirkan bersama," kata Dedie, beberapa waktu lalu.(pia)

 

Editor : Alpin.
#kota bogor #SDN Baranangsiang #Mbg