Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Inovasi Produk Frozen Food Ikan Nila Bioflok, Mahasiswa PKM Unida Kembangkan Industri Kreatif Mitra BUMDES di Desa Wates Jaya

Yosep Awaludin • Rabu, 3 September 2025 | 15:21 WIB
Mahasiswa Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru Unida saat melaksanakan Inovasi Produk Frozen Food Ikan Nila Bioflok di Desa Wates Jaya
Mahasiswa Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru Unida saat melaksanakan Inovasi Produk Frozen Food Ikan Nila Bioflok di Desa Wates Jaya

RADAR BOGOR - Ikan hasil budidaya sistem bioflok memiliki kualitas gizi tinggi serta keunggulan dari segi efisiensi pakan dan ramah lingkungan, namun pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas pada penjualan dalam bentuk segar.

Seiring meningkatnya kebutuhan konsumen akan produk praktis dan tahan lama, inovasi pengolahan ikan bioflok menjadi frozen food merupakan solusi untuk mempertahankan kualitas gizi, rasa, dan tekstur.

Upaya ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah ikan bioflok, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pembudidaya dan UMKM, mengurangi risiko kehilangan pascapanen, serta mendukung diversifikasi olahan perikanan yang berdaya saing di pasar nasional maupun internasional.

Inovasi Produk Frozen Food Ikan Nila Bioflok adalah bagian dari rangkaian kegiatan KKN Mahasiswa Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru Unida.

Kegiatan KKN ini terselenggara berkat support baik berupa dana atau meterial maupun non material dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Kemudian Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sebagai pemberi pendanaan.

Serta dukungan Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru Universitas Djuanda dan Program studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang.

Tujuannya untuk mendorong Pengembangan industri kreatif Mitra BUMDES di Desa Wates Jaya, serta sebagai wahana Kelas yang kolaboratif dan partisipatif bagi mahasiswa dalam mengoptimalkan pembelajaran berbasis studi kasus.

Kegiatan diawali dengan observasi yang dilakukan kepada pembudidaya ikan nila bioflok pada Minggu 27 Juli 2025, yang sebelumnya hanya menjual ikan nila segar.

Kini, mahasiswa PKM Unida menambahkan inovasi baru yaitu Frozen Food Marinasi Ikan Nila dengan dua varian, Marinasi bumbu campur dan Marinasi bumbu terpisah.

Setelah melalui beberapa diskusi dan observasi lebih mendalam terkait kendala, Kelompok PKM Unida akhirnya melakukan uji coba perdana pada Rabu 06 Agustus 2025 dan hasilnya kegiatan uji cobanya berjalan dengan lancar.

Baca Juga: KKS Bansos PKH BPNT Terbitan 2021 Sudah Cair Rp600 Ribu, Tapi Kenapa Warga Lamongan, Tuban, dan Jambi Masih Kosong?

Ayie Sheva, Owner Budidaya Ikan Nila Bioflok dari Sahabat Nila mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pembudidaya, karena mampu memberikan nilai tambah bagi ikan nila hasil bioflok.

"Kami berharap inovasi frozen food ini dapat menjadi solusi makanan sehat, praktis, dan mampu memperluas pasar bagi produk perikanan lokal,” katanya.

Dijelaskannya, produk frozen food dari ikan nila bioflok terbukti aman, bergizi, higienis, dan praktis. Dengan penggunaan bumbu tradisional alami dan teknologi pengemasan vakum, kualitas rasa dan tekstur tetap terjaga selama penyimpanan.

"Ke depan, usaha ini perlu didukung dengan sertifikasi halal, izin edar, serta strategi pemasaran yang lebih luas agar bisa bersaing di pasar modern,” paparnya.

Fatulloh Nur Ba’dana, Ketua Pelaksana mengatakan produk yang dihasilkan tidak hanya bernilai gizi tinggi tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat melalui inovasi olahan perikanan.

Ia berharap, melalui kegiatan uji coba inovasi produk frozen food ikan nila bioflok ini diharapkan dapat tercipta produk olahan ikan yang higienis, bergizi, dan praktis sehingga mampu meningkatkan nilai tambah bagi para pembudidaya.

Produk ini tidak hanya menjadi alternatif diversifikasi hasil perikanan, tetapi juga berpotensi memperluas pasar dan memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mendorong pembudidaya untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional dengan dukungan sertifikasi halal, izin edar resmi, serta strategi pemasaran yang terstruktur.

"Dengan demikian, inovasi frozen food ikan nila bioflok tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Wates Jaya, tetapi juga dapat menjadi contoh model pengembangan produk perikanan yang berkelanjutan," tuturnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#ikan #UNIDA #Ikan Bioflok