RADAR BOGOR - SDN Tegal Benteng, yang terletak di Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kini mulai tersentuh perbaikan usai belasan tahun tak diperbaiki.
Sekolah Dasar Negeri yang berdiri sejak 1983 itu hingga kini masih berdiri meski dengan kondisi bangunan yang kurang layak karena terdapat kerusakan pada ruang kelas sekolah.
Kepala SDN Tegal Benteng, Suparman mengatakan, saat ini sekolah yang dianggap kurang layak untuk menimba ilmu bagi para siswa itu.
Memiliki jumlah 78 siswa dengan rombongan belajar enam kelas dan 7 tenaga pendidikan yang setia memberikan ilmu kepada para siswa-siswi di sekolah.
Baca Juga: PKM UNB Bekali KWT Griya Amanah dan Beringin Tentang Literasi Keuangan dan Penyusunan Business Plan
Terlebih, kata Suparman mengakui bahwa, dengan kondisi bangunan yang rusak dirinya sudah berulang kali meminta ke Pemerintah untuk segera dilakukan perbaikan.
"Banyak yang datang kesini. Cuman ya Alhamdulillah yang kelas bawah sudah direalisasi (pembangunan)," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 8 September 2025.
Kata dia, usai viral video beredar kondisi sekolah ia pimpin, bangunan tiga kelas sekolah mulai diperbaiki sejak pekan lalu.
"Yang kelas bawah ini langsung masuk anggaran APBD 2025, sedangkan yang kelas atas itu katanya nanti dibangun tahun 2026," jelas dia.
Baca Juga: Kabar Gembira Hari Senin 8 September 2025, Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 Berjalan Lancar di BRI dan BNI, KPM Bansos Diimbau Cek Saldo
Meski begitu, kata Suparman, merasa khawatir dengan kondisi bangunan yang belum diperbaiki, karena bangunan itu masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Ya khawatir sih khawatir. Ketika kalau memang cuaca tidak mendukung ya mungkin kita ada evakuasi menghindar ya. Yang khawatirnya ini banyak yang tajam-tajamnya (keramik) begini. Kalau takut jatoh aja anak-anak," tutur dia.
Sehingga, Suparman berharap, ke depan kelas yang belum diperbaiki itu, bisa secepatnya dilakukan perbaikan oleh Pemerintah untuk memberikan rasa aman bagi siswa-siswi saat prosesi belajar mengajar.
"Biar cepat-cepat dibangun aja, mudah-mudahan," pungkasnya. (rp2)