RADAR BOGOR - Salah satu program Direktorat SMK 2025 adalah pemberian reward sertifikasi kompetensi bahasa asing kepada murid-murid SMK di seluruh provinsi.
Implementasi dari kegiatan ini adalah adanya seleksi dan pelaksanaan Ujian Bahasa Inggris yang dikenal dengan TOEIC untuk seluruh siswa, salah satunya SMK Pelita Ciampea.
"Alhamdulillah kami dari SMK Pelita Ciampea mendapatkan pemberitahuan dan undangan seleksi dan ada 12 siswa yang lolos ketahap ujian utamanya," jelas salah satu guru pembimbing dan pengajar Bahasa Inggris di SMK Pelita Ciampea, Muhamad Toni.
Tiga orang siswa meraih hasil yang membanggakan, yaitu Arraftu Rafka Fauzani memperoleh score 925, Fatih Masnul Alim 775 dan Naufal Muyassar 730.
Muhamad Toni mengatakan, apresiasi dan kebanggan ini diwujudkan dalam acara pemberian sertifikat oleh kepala sekolah pada saat upacara bendera pada Senin (15/9/2025).
Ketiganya mendapatkan ucapan selamat dari para guru. Prestasi murid SMK Pelita Ciampea yang membanggakan ini merupakan hasil bentuk dukungan sekolah dan proses pembelajaran yang berkualitas di SMK Pelita Ciampea.
Muhamad Toni menuturkan, pihaknya mendapat informasi dari Direktorat SMK melalui surat elektronik.
Kemudian, ia menambahkan, sosialisasi/penjelasan via zoom dan youtube menyebutkan bahwa Direktorat SMK menyediakan jatah 36.000 untuk pelaksanaan TOEIC gratis se Indonesia
Toni menjelaskan, pihak sekolah melakukan sosialisasi kepada guru SMK kemudian, sosialisasi dilakukan kepada para murid terbaik dari setiap jurusan.
Pihak sekolah juga memberikan pembekalan dari ITC selama 2 kali sebelum pelaksanaan seleksi dan pembekalan dari guru-guru pembimbing kepada siswa yang akan ikut seleksi
Hasil pelaksanaan yang dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) menghasilkan 12 murid yang lolos seleksi.
Murid yang lolos seleksi, selanjutnya mendapatkan pembekalan untuk persiapan ujian utamanaya (TOEIC).
Dalam ujian tersebut, setiap murid harus mengerjakan soal 200 soal Bahasa Inggris dalam 2 jam, secara daring menggunakan komputer sekolah, diawasi secara webcam oleh panitia pusat dan diawasi oleh guru secara ketat.
Baca Juga: Diterjang Hujan Deras, Tanggul Irigasi Petani di Jasingan Bogor Jebol
"Score terendah adalah 10 dan score tertinggi 990, dan ada murid SMK Pelita Ciampea mendapat 925 merupakan score di atas rata-rata tingkat nasional," beber Muhamad Toni.
Sementara itu, proses seleksi dimulai sejak bulan Juni hingga Agustus 2025 dan pengiriman hasil/sertifikat adalah minggu ke-2 bulan September 2025.(*)
Editor : Siti Dewi Yanti