Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

IPB University Latih Warga Desa Margamulya Ciwidey Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Bahan Baku Pakan Ternak Alternatif

Rani Puspitasari Sinaga • Rabu, 17 September 2025 | 18:34 WIB

IPB University Latih Warga Desa Margamulya Ciwidey
IPB University Latih Warga Desa Margamulya Ciwidey

RADAR BOGOR - Memanfaatkan limbah kulit kopi yang berlimpah di Desa Margamulya, Ciwidey, Bandung, IPB University melatih warga untuk membuat limbah tersebut jadi pakan ternak alternatif.

Pelatihan warga mengolah limbah kulit kopi menjadi pakan ternak, dilakukan IPB University, yang berkolaborasi dengan BUMDes Margamulya.

Kolaborasi dengan mengadakan pelatihan membuat limbah kulit kopi menjadi pakan ternak alternatif, akibat desa tersebut menjadi salah satu sentra kopi unggulan, yang ratusan kilogram kulit kopinya belum termanfaatkan.

Baca Juga: Mengenal Sosok Raden Moch Al Fatir, Jagoan Basket dan Jawara Tinju dari SMA Dwi Warna Bogor 

Bersama-sama mereka mengembangkan program inovatif untuk mengolah limbah kulit kopi menjadi pakan ternak kambing yang ramah lingkungan.

Inovasi ini menjadi angin segar bagi warga Margamulya yang mayoritas berprofesi sebagai petani kopi dan memelihara ternak dengan jumlah sedikit sebagai bentuk investasi. 

Melalui program ini, IPB dan BUMDes ini, limbah kulit kopi tersebut kini diolah menjadi pakan mash berkualitas untuk kambing.

Baca Juga: Bukan Sekedar Kendaraan! BMW M3 Competition Touring, Mobil Keluarga yang Nyaman dengan Tenaga yang Buas

Proses pengolahannya cukup sederhana: kulit kopi dikeringkan secara alami di bawah sinar matahari hingga kadar airnya menurun, kemudian digiling menggunakan mesin grinder hingga berbentuk mash.

Produk akhir ini digunakan sebagai campuran pakan kambing, menggantikan sebagian kebutuhan pakan tambahan seperti konsentrat yang harganya lebih mahal.

Peternak cukup memberikan pakan kulit kopi ini secara bergantian dengan hijauan.

Baca Juga: Kinerja Kelurahan Jadi Tolok Ukur Pembangunan, Tiga Lurah di Kota Bogor Wakili Lomba Tingkat Jawa Barat

Dari sisi nutrisi, kulit kopi kering memiliki kandungan serat kasar dan energi yang cukup baik untuk pakan ruminansia, khususnya kambing.

Uji coba di lapangan menunjukkan kambing tetap mau mengonsumsi pakan mash ini, tidak menunjukkan penurunan nafsu makan, bahkan bobot badan tetap naik secara normal.

Kandungan serat dalam kulit kopi membantu fermentasi rumen, meski tetap diperlukan pengaturan dosis agar tidak melebihi ambang batas serat kasar dalam ransum.

Baca Juga: Langgar Penggunaan Ruang Publik, 50 Lapak PKL di Kota Depok Dibongkar Paksa Petugas Satpol PP

Indra, satu diantra peternak kambing warga Desa Marga Mulya berterima kasih kepada IPB University.

"Semoga peternak di Desa Margamulya, lebih meningkat,” tutur Indra.

BUMDes Margamulya kini tengah mempersiapkan produksi pakan mash kulit kopi dalam skala lebih besar untuk memenuhi kebutuhan peternak di luar desa.
 
 
Dukungan dari IPB diharapkan dapat mendorong pengembangan teknologi pengolahan yang lebih efisien dan higienis.
 
Ke depan, Ciwidey ditargetkan menjadi desa percontohan pengolahan limbah kopi berkelanjutan di Indonesia, yang dapat ditiru oleh daerah penghasil kopi lainnya seperti Garut, Temanggung, atau Aceh Gayo.

Terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang telah memberikan dana pada skema Pemberdayaan kemitraan masyarakat tahun 2025 dan terima kasih kepada IPB University juga telah mendukung program pengabdian ini.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#Limbah Kulit Kopi #pakan ternak #ipb university