Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Program PKM di Kecamatan Cariu, IBI Kesatuan Bogor Dorong Petani Muda Go Digital

Alpin. • Kamis, 18 September 2025 | 18:53 WIB
Mahasiswa IBI Kesatuan Bogor, saat melaksanakan PKM bersama KTH Sadar Tani Muda di Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.
Mahasiswa IBI Kesatuan Bogor, saat melaksanakan PKM bersama KTH Sadar Tani Muda di Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan Bogor, melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Sadar Tani Muda di Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Program PKM IBI Kesatuan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas petani muda melalui pemanfaatan teknologi informasi, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan, dengan dukungan pendanaan Pengabdian Kepada Masyarakat:

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Pelatihan Pertama pada 26 Agustus 2025 dan Pelatihan Kedua pada 17 September 2025.

Dalam kegiatan ini, tiga dosen IBI Kesatuan menjadi narasumber Utama, yakni Yanto Hermawan, Nani Cahyani, dan Sinta Listari.

Yanto Hermawan memberikan materi di bidang teknologi informasi dengan fokus pada pembuatan website dan pemanfaatan media sosial.

Nani Cahyani menyampaikan pelatihan pemasaran digital, mencakup strategi promosi produk melalui e-commerce, media sosial, serta digital branding.

Sementara Sinta Listari membekali peserta dengan keterampilan pengelolaan keuangan usaha, mulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan sederhana yang transparan dan terstruktur.

Selain mengelola hasil tani, para anggota KTH juga mengembangkan usaha peternakan kambing dan domba serta budidaya lebah madu, yang diharapkan semakin berkembang melalui dukungan teknologi digital dan pemasaran modern.

Menurut Yanto Hermawan selaku Ketua PKM, manfaat utama dari program ini tidak hanya terletak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan para petani muda, tetapi juga pada terciptanya pola pikir baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ia menegaskan bahwa melalui pemanfaatan website, media sosial, dan strategi pemasaran digital, petani muda dapat mempromosikan produk mereka secara lebih luas, meningkatkan daya saing, serta membangun brand usaha tani yang lebih profesional.

Dengan dukungan pengelolaan keuangan yang baik, usaha yang dijalankan juga akan lebih berkelanjutan dan transparan.(**)

Editor : Alpin.
#IBI Kesatuan #Kecamatan cariu #petani muda #PKM