Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

SMK Kehutanan Bakti Rimba dan YIARI Laksanakan Eco Class, Tingkatkan Perlindungan Satwa Liar

Eka Rahmawati • Rabu, 24 September 2025 | 18:56 WIB
SMK Kehutanan Bakti Rimba dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) melakukan eco class.
SMK Kehutanan Bakti Rimba dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) melakukan eco class.

RADAR BOGOR - SMK Kehutanan Bakti Rimba bekerja sama dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) melaksanakan eco class.

Melalui program YIARI Eco Class, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda.

YIARI melaksanakan program YIARI Eco Class dengan tujuan memberikan edukasi kepada siswa mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas maupun kejuruan (SMA/SMKK) terkait pengenalan perlindungan satwa liar khususnya kukang, ancaman yang dihadapi satwa lia,  dan cara berkontribusi dalam upaya konservasi.

Kepala SMK Kehutanan Bakti Rimba Ribai menyambut baik dengan terwujudnya kolaborasi bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

Pihaknya berharap kolaborasi yang terbangun tersebut akan menjadi program dalam peningkatan mutu pendidikan yang produktif dan berkelanjutan.

"Kolaborasi ini menandai komitmen bersama untuk meningkatkan kepedulian perlindungan satwa liar,” ujar Ribai.

Kepala SMK Kehutanan Bakti Rimba juga akan mengembangkan kolaborasi bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) melalui pembukaan kompetensi pilihan “Konservasi Satwa Liar” dalam menunjang karir, baik untuk bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan pendidikan.

Kolaborasi tersebut diwujudkan dengan menciptakan pembelajaran bersama Tim YIARI dan dewan guru SMK Kehutanan Bakti Rimba.

Sementara itu SMK Kehutanan Bakti Rimba merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Pengelolaan Sumber Daya Alam Tahun 2013 dengan 2 jurusan Teknik Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan serta Teknik Inventarisasi dan Pemetaan Hutan.

Sampai saat ini SMK Kehutanan Bakti Rimba telah meluluskan murid sebanyak 484 alumni (10 angkatan) yang tersebar bekerja dari Sumatera sampai dengan Papua.

Para alumni SMK Kehutanan Bakti Rimba telah sukses bekerja pada instansi pemerintah maupun perusahaan swasta seperti Kepolisian Republik Indonesia, TNI, Kementerian Kehutanan, BUMN, Perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Papua, serta berwirausaha bidang agropreneur dan foodpreneur.

Tak hanya itu alumni SMK Kehutanan Bakti Rimba telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri sebanyak yang tersebar di IPB University, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Sebelas Maret, Universitas Lampung, dan lain-lain.

Di sisi lain, Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) merupakan organisasi nirlaba yang menggunakan pendekatan holistik dalam konservasi primata dan habitatnya di Indonesia.

Fokus YIARI yakni pada peningkatan kesadaran melalui edukasi, pengembangan masyarakat, perlindungan habitat, dan kesehatan masyarakat.

Senior Manajer Edukasi dan Penyadartahuan YIARI Ismail Agung Rusmadipraja mengapresiasi atas terjalinnya kolaborasi dengan SMK Kehutanan Bakti Rimba.

Ismail menjelaskan penyadartahuan bukan hanya mendapatkan pengetahuan tentang satwa liar dan keanekaragaman hayati, tetapi juga berkesempatan untuk memahami langsung upaya konservasi yang dilakukan di sekitar mereka.

“Dengan pengalaman belajar ini, diharapkan tumbuh rasa empati pada generasi muda untuk melindungi satwa liar serta menjaga kelestarian habitatnya,” kata Ismail.

Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan lingkungan sejak dini menjadi kunci penting dalam membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat. 

Dengan memberikan ruang belajar yang interaktif dan berbasis pengalaman, program YIARI Eco Class mendorong siswa untuk mengaitkan ilmu yang mereka pelajari di sekolah dengan realitas ekologis yang ada di sekitar mereka.

Program tersebut diharapkan bisa melahirkan generasi penerus yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga sikap peduli serta tindakan nyata dalam menjaga keseimbangan alam.

Kolaborasi tersebut menurut Ismail juga menjadi bagian dari komitmen YIARI dalam memperkuat pendidikan konservasi di tingkat sekolah dan komunitas lokal.

Dengan membangun pemahaman bersama sejak usia muda, upaya pelestarian satwa liar dan habitatnya akan lebih berkelanjutan serta memiliki dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

Kegiatan YIARI mencakup program penyelamatan, pemulihan, pelepasliaran, dan pemantauan pasca pelepasliaran untuk memastikan primata dapat kembali hidup bebas di habitatnya.

"Dengan menggabungkan upaya perlindungan habitat alami, pengembangan masyarakat lokal, dan program kesehatan, kami berupaya menciptakan ekosistem yang harmonis antara manusia dan alam," ungkapnya.

Tak hanya itu menurutnya, berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, YIARI berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati demi kesejahteraan generasi mendatang.

Editor : Eka Rahmawati
#YIARI #SMK Kehutanan Bakti Rimba