RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor akhirnya mengumumkan nama-nama pemenang Bogor Innovation Award 2025. Untuk kategori SMA, juara 2 diraih oleh SMA Plus YPHB dengan pendeteksi tanah longsor yang mereka buat.
Inovasi alat pendeteksi tanah longsor yang dibawa anak-anak didik SMA Plus YPHB di Bogor Innovastion Award ini tentu penuh cerita dan perjuangan.
Siloka, nama alat pendeteksi tanah longsor yang dibuat anak-anak SMA Plus YPHB itulah yang mengantarkannya ke juara 2 Bogor Innovation Award tersebut.
Beberapa waktu lalu, mereka pun mengungkapkan bahwa Siloka dirancang dengan modal yang minim.
Mereka yang terlibat, yaitu Anindya Aisyah Fakhira, Andika Prasendriya Rizki, Byantara Nadzif Hamdani, Havillah Nayla Hermanto, dan Tadya Makarim Perdana.
Mereka kini merupakan anak kelas 12 di SMA Plus YPHB.
Pembimbing tim untuk lomba, Afro Indayana (co-founder ekotifa) yang mewakili mengucap syukur atas prestasi tersebut.
"Atas raihan ini saya berharap, kita semua harus tetap fokus mengutamakan semangat untuk menjadi inovator yang solutif dan aplikatif untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada, kompetisi dan apresiasai juara harus menjadi prioritas selanjutnya," kata dia.
Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan semangat inovasi para peserta menciptakan inovasi.
"Siloka sebagai early warning system bencana tanah longsor dan gempa, yang mengutamakan inovasi yang solutif dan murah, mudah diterapkan oleh banyak orang, bukan hanya inovatif, mutakhir namun perlu biaya yang sumberdaya yang cukup besar," jelas dia.
"Terakhir, terimakasih saya ucapkan untuk Baperrida Kota Bogor sebagai penyelenggara BIA 2025, Pemkot Bogor, para orang tua dan SMA YPHB Kota Bogor yang telah mendukung serta memfasilitasi teman tim siloka dalam menciptakan inovasi ini. Hal ini menjadi capaian seluruh ekosistem pendidikan dalam memanifestasikan pendidikan pada dunia nyata," tutup Afro.
Sementara itu, Kepala SMA Plus YPHB Joko Pitoyo sangat bangga atas prestasi yang diraih anak-anak didiknya tersebut.
Dia berharap, ini menjadi motivasi semua anak didik SMA Plus YPHB untuk terus berkarya, berinovasi, dengan persiapan dan juga pembekalan yang matang, hingga keseriusan, yang ujungnya bakal menghasilkan.
"Jadikan prestasi ini juga semangat bukan hanya anak, tapi juga guru untuk menghasilkan pula inovasi, atau prestasi yang lain, yang membanggakan bukan hanya sekolah, tapi juga diri sendiri, keluarga," bebernya.
Sementara, Wali Kota Bogor Dedie Rachim juga memberikan apresiasi ke semua pemenang.
Dedie juga berharap, dengan kegiatan ini, banyak ilmuan dan juga inovator yang bisa berdiri sendiri, sukses dan bisa membangun negara.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga