Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Buka Akses Kerja Luar Negeri, Sekolah SMK Harus Ciptakan Tenaga Kerja Terampil dan Kompeten

Alpin. • Senin, 29 September 2025 | 16:30 WIB
Wakil Direktur Divisi Hotel PT. Metland, Purwantono.
Wakil Direktur Divisi Hotel PT. Metland, Purwantono.

RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, menegaskan komitmennya untuk memastikan akses kerja ke luar negeri terbuka, aman, terstandar, dan terlindungi.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Abri Danar Prabawa yang hadir mewakili Wakil Menteri KP2MI Christina Aryani, di hadapan 50 kepala sekolah, 50 guru SMK, 150 siswa dan 30 peserta pelatihan kerja luar negeri.

Program vokasi, sertifikasi serta kerja sama Internasional terus diperkuat untuk menyiapkan lulusan SMK yang berdaya saing global.

Abri Danar dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa SMK didorong menjadi garda terdepan dalam menyiapkan tenaga kerja terampil dan kompeten agar mampu menjawab kebutuhan pasar kerja nasional dan Internasional.

Lembaga Pendidikan Vokasional seperti SMK, Politeknik, Lembaga Kursus dan Pelatihan termasuk Lembaga Pelatihan Kerja diharapkan dengan sungguh-sungguh mempersiapkan peserta didiknya memiliki kompetensi teknis dan Bahasa, yang sesuai dengan standar di negara tujuan, asehingga profesionalisme pekerja migran Indonesia diakui oleh pasar kerja global.

KP2MI mengajak seluruh pemangku kepentingan membentuk ekosistem vokasi melalui Migran Centre untuk memastikan Pekerja Migran Indonesia kompeten dan terlindungi optimal.

Kegiatan Sosialisasi Penguatan Akses Kebekerjaan Luar Negeri bagi lulusan SMK, yang diinisiasi Metland College, diselenggarakan di Hotel Metland Smara, Kertajati pada hari Jumat 26 September 2025.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang PSMK Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edy Purwanto.

Dalam arahannya, Edy sangat mendukung program sosialisasi seperti ini karena sangat dibutuhkan para kepala sekolah untuk memperoleh informasi yang benar, akurat dan terpercaya tentang persiapan bekerja ke luar negeri.

Lulusan SMK dari Jawa Barat yang memilih bekerja ke luar negeri harus dipastikan mereka berangkat dengan aman dan sesuai prosedur yang ditentukan.

Sinergi antara SMK, LPK, Perusahaan Pengirim Pekerja Migran, Lembaga keuangan dan Kementrian terkait sangat penting untuk terus dibangun agar peminatan siswa kerja ke luar negeri terus tumbuh sehingga menjadi solusi untuk menurunkan angka pengangguran lulusan SMK.

Edy juga menekankan agar SMK di Jawa Barat serius menanamkan nilai-nilai karakter Panca Waluya kepada peserta didik, sehingga setelah lulus SMK dapat bekerja professional dan bertanggung jawab.

Antusias dari para tamu yang hadir sangat besar, terlebih ketika salah satu alumni SMK Metland, Steven Cin yang bekerja di Norwegian Cruise Line Amerika.

Dia bercerita tentang perjalanan dan perjuangannya untuk memutuskan bekerja ke luar negeri, dimulai dari Bulgaria awal tahun 2023 sebagai asisten cook, petualangannya berlanjut diawal tahun 2025 sebagai cook di salah satu perusahaan kapal pesiar terbesar di Amerika saat ini.

Steven Cin ditahun 2021 saat itu usianya 18 tahun harus berjuang untuk bertahan hidup bersama adiknya, sebagai anak yatim piatu karena ayahnya meninggal saat kelas 2 SD dan ibunya pada Desember 2021.

Berbekal ijazah SMK Metland jurusan kulineri dan nilai-nilai GENERASI CINTA PRESTASI yang menempel diingatannya, membuat dirinya tidak menyerah dan putus asa, terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya ujar Cin.

Kepedulian sekolah terhadap Cin walau sudah berstatus alumni, menguatkannya untuk mengadu nasib sebagai pekerja Migran, hal itulah yang sekarang dapat merubah nasibnya.

Saat ini bersama dengan adiknya, hidup lebih baik dari sebelumnya, diakhir kisahnya Cin bersyukur atas pertolongan Tuhan.

Orang-orang yang peduli dan membantunya di saat dia ingin mewujudkan harapannya, menurutnya “Pemenang sejati adalah ketika dia berupaya bangkit dari keterpurukan.

Wakil Direktur Divisi Hotel PT. Metland, Purwantono, dalam sambutan di awal acara menyampaikan, bahwa hadirnya Metland di Kertajati Majalengka, sebisa mungkin memberikan manfaat besar bagi masyarakat di wilayah REBANA terutama dalam mempersiapkan pendidikan bagi generasi muda.

Gagasan Metland College untuk mempersiapkan para lulusan SMK yang ingin berkarier di bidang hospitality dengan kompetensi berstandar Internasional.

Mereka dipersiapkan agar mampu bersaing di pasar kerja global adalah niat dan tujuan yang mulia, Hotel Metland Smara memfasilitasi kegiatan Pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi berstandar insdustri akan dilaksanakan di hotel ini.

Purwantono menambahkan agar Metland College seyogyanya mempersiapkan para peserta didik dengan karakter yang unggul, memiliki jiwa pemimpin dan entrepreneurship.

Ini penting agar ketika mereka kembali pulang ke tanah air, para pekerja migran berhasil menjadi juragan diusia muda serta memberikan kebermanfaatan di kampung halamannya.

Indra Rajagukguk Direktur Metland College yang menginisiasi kegiatan ini, menjelaskan bahwa perlunya calon pekerja migran mendapatkan informasi yang seterang-terangnya dari sumber yang tepat.

Metland College melalui kegiatan ini telah mempertemukan regulator dalam hal ini adalah KP2MI, Perusahaan pengirim pekerja migran, institusi Pendidikan vokasional seperti SMK, Politeknik, LKP, LPK serta para siswa dan alumni yang sedang mencari informasi kebekerjaan di luar negeri.

Indra menegaskan bahwa Lembaga yang dipimpinnya sangat serius mempersiapkan para siswa dan alumni SMK berangkat kerja ke luar negeri dengan kompetensi yang berstandar Internasional.

Wamen Christina Aryani sangat mengapresiasi kepada Metland College yang berinisiatif mengadakan kegiatan seperti ini, penting sekali untuk membuka wawasan bagi Kepala Sekolah, guru dan siswa terkait peluang kerja luar negeri, ucapan terima kasih Wakil Menteri KP2MI ini disampaikan oleh Abri Danar Prabawa.

Christina juga mengirimkan pesan untuk para siswa, bahwa masa depan tidak ditunggu tetapi dipersiapkan.

"Mereka yang bersungguh-sungguh hari ini, dialah yang akan berhasil esok hari," terang Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi mengakhiri arahan dari Wamen KP2MI.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hari sampai sore hari dikemas dengan tidak membosankan bagi peserta yang hadir.

Disamping adanya talk show dengan narasumber dari KP2MI, Kemendikdasmen dan Metland College diselingi juga hiburan penampilan murid-murid SMK Metland dari Cileungsi Bogor.

Usai istirahat makan siang para kepala sekolah, guru dan siswa berkesempatan langsung bertanya dan bertemu dengan beberapa Perusahaan agen pengirim pekerja migran negara tujuan Jepang, Jerman, Eropa dan Asia yang telah menjadi mitra strategis Metland College.

Beberapa peserta pelatihan dari Metland College di waktu yang sama bahkan langsung melakukan wawancara dengan user dari negara tujuan mereka akan bekerja.(**)

Suasana haru tiba-tiba menjadi panas ketika Brigadir Rizka menolak sejumlah adegan versi polisi yang menurutnya tidak pernah dilakukan.
Suasana haru tiba-tiba menjadi panas ketika Brigadir Rizka menolak sejumlah adegan versi polisi yang menurutnya tidak pernah dilakukan.
Editor : Alpin.
#Smk metland #Kerja Luar Negeri #pekerja migran