Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tanamkan Cinta Budaya kepada Anak-Anak, Sekolah Labschool Pendidikan Karakter IPB-ISFA Gelar Culture Day

Yosep Awaludin • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 14:13 WIB
Kegiatan Culture Day di Sekolah Labschool Pendidikan Karakter IPB-ISFA
Kegiatan Culture Day di Sekolah Labschool Pendidikan Karakter IPB-ISFA

RADAR BOGOR—Culture Day atau Hari Budaya dengan tema 'Mulang Ka Lemah Cai' diselenggarakan Sekolah Labschool Pendidikan Karakter IPB-ISFA pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025.

Kegiatan di Sekolag Labschool ini bertujuan untuk mendukung kebudayaan Indonesia, terutama budaya Sunda. Serta menanamkan rasa cinta budaya kepada anak-anak. Mereka juga berusaha untuk melestarikan kebudayaan Indonesia.

Penampilan seni tari anak-anak, makanan khas Jawa Barat, dan pelatihan membatik dari Handayani Geulis Batik menjadi bagian dari acara Culture Day Sekolah Labschool.

Anita Saufika, Kepala Sekolah Labschool Pendidikan Karakter IPB-ISFA, mengatakan bahwa acara tahunan yang rutin ini telah diadakan sejak 2013, bertujuan memberi siswa pemahaman tentang budaya Indonesia.

Dia menyatakan bahwa tema tahun ini adalah 'Mulang Ka Lemah Cai', yang berarti 'kembali ke rumah', dan dimaksudkan untuk mengangkat nilai-nilai budaya yang ada di sekitar sekolah, terutama mengingat lokasi Labschool berada di Jawa Barat.

Pada awalnya, setiap Hari Budaya memiliki tema yang berbeda untuk setiap kelas, berdasarkan daerah di Indonesia.

"Namun, sekolah memutuskan untuk menggunakan satu tema tunggal untuk seluruh siswa dalam beberapa tahun terakhir," kata Anita.

Tema sebelumnya termasuk Bali, Minang, dan Kalimantan. Anita berkata, acara Culture Day ini juga digunakan sebagai sarana untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah.

Dia menyatakan bahwa sekolah sedang berusaha untuk mempromosikan sembilan pilar karakter, terutama pilar kesembilan, yang mencakup nilai-nilai toleransi, kesatuan, dan cinta damai.

"Harapannya, selain namanya, mengenal berbagai suku budaya di Indonesia gitu ya, anak-anak juga lebih mengenal nilai-nilai luhur budayanya yang kita angkat itu," tuturnya.

Diharapkan bahwa kegiatan ini akan meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya mereka sendiri. Siswa dari suku lain memanfaatkan kegiatan ini untuk belajar tentang budaya lain.

Dalam pelaksanaannya, mereka sering bekerja sama dengan berbagai orang setiap tahunnya.

Dia menyatakan bahwa sekolah juga mengangkat kearifan lokal seperti Batik Handayani khas Bogor, bertepatan dengan Hari Batik, khusus untuk tema Sunda tahun ini.

Ia menunjukkan contoh tahun sebelumnya, ketika mereka bekerja sama dengan BWSF (Borneo Wildlife Society Foundation) dan menampilkan kostum Orang Utan dengan tema Kalimantan.

Dia menyatakan bahwa hal ini menunjukkan upaya sekolah untuk menyajikan konten budaya secara asli dan edukatif.

Sekolah Labschool Pendidikan Karakter IPB-ISFA bekerja sama dengan pegiat budaya lokal untuk memperingati Hari Budaya tahun ini, termasuk menggandeng Handayani Geulis Batik Bogor.

Menurut Sri Ratna Handayani, Owner Handayani Geulis Batik Bogor, tujuan mereka berpartisipasi adalah untuk memeriahkan acara dan memperkenalkan batik, khususnya Batik Bogor.

Batiknya dibuat oleh Batik Handayani Geulis sendiri dengan pola atau motif yang diambil dari kearifan lokal Bogor, termasuk budaya, ikon kota, dan bahkan unsur bahasa Sunda.

"Kami memadukan budaya, istilahnya, kearifan lokal yang ada di Bogor dan batik," tutur Sri Ratna Handayani.

Kegiatan ini ditujukan untuk anak-anak usia play group dan TK, mereka diajarkan tentang batik tulis dan batik cap, tetapi mereka juga melakukan batik cap secara langsung.

Uniknya, cap kayu yang digunakan adalah versi anak-anak khusus yang menggunakan simbol Kota Bogor.

Anak-anak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas mereka dengan mencap di kain dan kemudian mewarnainya sendiri. (***)

Cuplikan drama Moon River
Cuplikan drama Moon River
Editor : Yosep Awaludin
#bogor #culture day #Sekolah Labschool