Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

IPB University Luncurkan 3 Inovasi Canggih untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Apa Saja?

Yosep Awaludin • Kamis, 9 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Jajaran IPB University saat memperkenalkan tiga inovasi unggulan di bidang pertanian.
Jajaran IPB University saat memperkenalkan tiga inovasi unggulan di bidang pertanian.

RADAR BOGOR - IPB Univerity kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pada 14 Mei 2025, IPB University ini memperkenalkan tiga inovasi teknologi unggulan hasil riset di bidang pertanian.

Tiga inovasi IPB University itu meliputi Komunitas Stasiun Cuaca Otomatis (Automatic Weather Station Community/AWS-Community), empat varietas padi unggul IPB 12S, 13S, 14S, dan 15S, serta robot cerdas pendeteksi penyakit tanaman cabai berbasis kecerdasan buatan (AI).

Semua inovasi IPB University ini dikembangkan untuk membantu petani beradaptasi dengan perubahan iklim dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Prof Ernan Rustiadi, Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim IPB University, menjelaskan bahwa ketiga inovasi tersebut merupakan langkah nyata IPB dalam menghadirkan solusi berbasis data dan teknologi untuk memperkuat sektor pertanian nasional.

“Tujuan kami bukan hanya menghasilkan riset, tapi memastikan hasilnya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Prof Ernan, tantangan pertanian masa kini tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara tradisional. Petani memerlukan dukungan teknologi yang praktis, efisien, dan bisa diterapkan langsung di lapangan.

Sementara itu, Rektor IPB University, Prof Arif Satria, menyampaikan bahwa kampusnya memiliki lebih dari 1.000 inovasi yang siap diperkenalkan secara bertahap.

Melalui kegiatan peluncuran semacam ini, IPB berupaya mempercepat penerapan hasil riset agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama petani.

Prof Arif menekankan bahwa inovasi pertanian hanya akan berdampak jika ada kerja sama antara peneliti, pemerintah daerah, dan pelaku lapangan.

Dengan kolaborasi yang kuat, hasil penelitian bisa diterapkan langsung dan membawa manfaat nyata bagi sektor pertanian.

Salah satu contohnya adalah pengembangan varietas padi unggul IPB, yang kini sudah diuji di 26 provinsi di Indonesia.

Varietas baru ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain itu, IPB juga terus mengembangkan sistem pertanian berbasis data melalui AWS-Community, yang memungkinkan petani mendapatkan informasi cuaca secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan di lahan.

Inovasi lainnya, robot pendeteksi penyakit tanaman cabai berbasis AI, dikembangkan untuk membantu petani mengidentifikasi penyakit tanaman secara cepat dan akurat sehingga bisa mencegah kerugian lebih besar.

Ketiga inovasi ini mencerminkan arah baru pertanian Indonesia yang semakin modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

IPB berharap hasil riset ini bisa diterapkan secara luas, terutama di wilayah-wilayah dengan potensi pertanian tinggi.

Melalui upaya berkelanjutan ini, IPB University terus menunjukkan perannya sebagai pelopor inovasi pertanian nasional.

Kampus ini berkomitmen menjembatani dunia riset dengan praktik nyata di lapangan agar inovasi tidak berhenti di meja laboratorium.

Peluncuran tiga inovasi unggulan tersebut menjadi bukti bahwa IPB University tidak hanya fokus pada penelitian akademik, tetapi juga berorientasi pada solusi nyata untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan. (Raul/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#pangan nasional #inovasi #ipb university