Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Puluhan Kepala Sekolah Bogor Barat Ikuti Kemah MABI, Wujudkan Pendidikan Berbasis Nilai Kepramukaan

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:43 WIB
Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Bogor Barat menggelar Perkemahan Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kemah MABI).
Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Bogor Barat menggelar Perkemahan Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kemah MABI).

RADAR BOGOR – Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Bogor Barat menggelar Perkemahan Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kemah MABI).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2025. Tujuannya untuk menjadi wadah memperkuat peran Pramuka dalam pembentukan karakter peserta didik.

Sebanyak 70 peserta yang terdiri atas kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/SMK/MA se-Kecamatan Bogor Barat mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Melalui Kemah MABI, para kepala sekolah yang juga bertugas sebagai Kamabigus diharapkan mampu menguatkan kembali fungsi kepramukaan sebagai bagian penting dalam pendidikan karakter di sekolah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah II, Sugiarti, yang mengapresiasi inisiatif Kwarran Bogor Barat.

Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat peningkatan kualitas pendidikan melalui pembiasaan nilai-nilai karakter.

“Kegiatan Kemah MABI sangat bagus untuk mendukung peningkatan kualitas di satuan pendidikan. Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 10 Tahun 2012. Nilai-nilai kepramukaan juga sejalan dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH),” ujar Sugiarti dalam sambutannya.

Sementara itu, Kasi Kesiswaan SMP Dinas Pendidikan Kota Bogor, Wasi Jatmiko Nugroho menegaskan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka memiliki relevansi kuat dengan pembentukan karakter peserta didik.

Dia mendorong agar Kwarran Bogor Barat tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga melahirkan program konkret yang berakar pada nilai kepramukaan.

“Pramuka bukan sekadar atribut atau seragam, tapi tentang nilai dan pembiasaan hidup yang membentuk karakter anak. Kami berharap kegiatan ini bisa melahirkan gagasan baru yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini,” ujarnya.

Selain memperkuat sinergi antara Kamabigus dan pembina, Kemah MABI juga menjadi sarana berbagi pengalaman dalam menerapkan pendidikan karakter di sekolah masing-masing.

Para peserta mengikuti berbagai sesi diskusi, simulasi kegiatan Pramuka, serta pembekalan tentang strategi pembinaan siswa berbasis nilai-nilai kepramukaan.

Melalui kegiatan ini, Kwarran Bogor Barat berupaya memperkuat kembali semangat gerakan Pramuka sebagai laboratorium pembentukan karakter yang berlandaskan disiplin, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.

Kemah MABI diharapkan mampu menjadi momentum bagi para kepala sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kepramukaan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Dengan begitu, pendidikan di Bogor Barat tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga generasi muda yang berkarakter dan berjiwa gotong royong. (uma)

Editor : Alpin.
#kepala sekolah #Pendidikan berbasis budaya #Bogor Barat