Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

166 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi, Bukti Upaya Presiden Prabowo Subianto Memutus Rantai Kemiskinan dengan Pendidikan Inklusif

Fransisca Susanti Wiryawan • Rabu, 22 Oktober 2025 | 05:07 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerapkan pendidikan inklusif dengan mendirikan 166 Sekolah Rakyat.
Presiden Prabowo Subianto menerapkan pendidikan inklusif dengan mendirikan 166 Sekolah Rakyat.

RADAR BOGOR – Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif. Pendidikan berperan penting dalam memutus rantai kemiskinan suatu keluarga.

“Sekolah Rakyat dirancang untuk memotong rantai kemiskinan. Biasanya orang miskin, anaknya miskin, kita mau potong itu. Anaknya orang miskin atau cucunya orang miskin tidak perlu terus miskin. Kita harus berani mengubah. Kita harus berani memotong rantai kemiskinan,” ujar Prabowo Subianto, dikutip dari Instagram @kemensosri, pada 21 Oktober 2025.

Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja para menteri terkait dalam mendirikan Sekolah Rakyat. Dari 500 Sekolah Rakyat yang dirancang, kini 166 Sekolah Rakyat telah berdiri dan beroperasi, bahkan lebih cepat dari target pertengahan tahun 2026.

Sebanyak 15.945 siswa-siswi berasal dari keluarga dengan status ekonomi paling bawah, yaitu Desil 1 dan Desil 2, kini dapat menempuh pendidikan berkualitas baik. Sebelumnya, mereka putus sekolah. Bahkan, ada yang menjadi pemulung dan hidup di jalanan.

We must do what we can do, and we can do if we want to” (Kita harus melakukan apa yang bisa kita lakukan, dan kita dapat melakukannya jika kita menginginkannya), tegas Prabowo Subianto.

Biasanya, orang dengan status ekonomi terbawah merupakan kelompok yang paling jarang diperhatikan oleh kalangan elit, apalagi dipahami kesulitannya. Oleh karena itu, mereka bisa digolongkan sebagai orang tak terlihat (the invisible people).

Tak melihat penderitaan mereka berarti tak memahami kesulitan mereka. Program Sekolah Rakyat ini memang belum cukup untuk menghapus seluruh penderitaan, tetapi minimal menjadi upaya nyata mengeluarkan mereka dari jerat kemiskinan.

“Kalau tidak bisa bantu banyak orang, kita bantu beberapa orang. Kalau tidak bisa bantu beberapa orang, kita bantu satu orang. Kalau tidak bisa bantu satu orang, setidaknya jangan kita bikin sulit orang itu. Ini pendekatan yang sangat sederhana,” nasihat Prabowo Subianto.

Konsep Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi seribu siswa tingkat SD, SMP, dan SMA. Dengan berdirinya 500 Sekolah Rakyat, berarti ada 500 ribu rakyat miskin yang terbantu.

Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan. Program tersebut terintegrasi dengan bantuan sosial (bansos), pemberdayaan ekonomi, serta jaminan kesehatan bagi siswa dan keluarganya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#memutus rantai kemiskinan #pendidikan #Sekolah Rakyat #presiden prabowo subianto