Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dies Natalis Ke-63 Universitas Brawijaya Dibuka dengan Salawat Bersama

Yosep Awaludin • Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:55 WIB
Gelaran Brawijaya Bersalawat yang diselenggarakan Universitas Brawijaya di Gedung Samantha Krida sebagai pembuka perayaan Dies Natalis ke-63, Rabu 22 Oktober 2025. 
Gelaran Brawijaya Bersalawat yang diselenggarakan Universitas Brawijaya di Gedung Samantha Krida sebagai pembuka perayaan Dies Natalis ke-63, Rabu 22 Oktober 2025. 

RADAR BOGOR - Ratusan ribu sarjana, magister, doktor, dan profesor telah dididik di Universitas Brawijaya (UB) selama lebih dari separo abad.

Universitas Brawijaya pun secara resmi membuka Dies Natalis ke-63 dengan salawat bersama pada Rabu malam 22 Oktober 2025

Perayaan Hari Ulang Tahun Universitas Brawijaya ini bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN), yang juga diperingati pada hari yang sama, dengan tajuk 'Brawijaya Bersalawat'.

"Kami adakan Brawijaya Bersalawat sebagai bentuk doa agar seluruh kegiatan dan agenda kampus berjalan lancar tanpa kendala," ujar Ketua Dies Natalis ke-63 UB Prof Dr Hamidah Nayati Utami, S Sos M Si.

Acara diadakan di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, yang dihadiri hampir seribu orang dari masyarakat umum dan mahasiswa. Menteri Haji dan Umrah, KH Dr. Mochamad Irfan Yusuf M Si, juga memberikan mauizah khazanah dalam Brawijaya Bersalawat.

Sejak pagi, rangkaian acara HUT sebenarnya dimulai dengan seminar nasional dengan tema Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia. Menteri Haji dan Umrah langsung menyampaikan seminar tersebut.

Menurut Hamidah, Dies Natalis Universitas Brawijaya tahun ini berfokus pada kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Itu sesuai dengan tema ulang tahun, 'Tumbuh Berdaya, Berdampak Nyata'," kata Hamidah. "Kami memang mengedepankan kegiatan ilmiah dan keterlibatan sosial untuk ulang tahun kali ini," tambahnya.

Wanita yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya itu, mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan untuk mendorong komunitas di sekitar kampus untuk berpartisipasi.

Salah satunya adalah melalui acara Nguri-uri Budaya Dapur yang bertujuan untuk mengeksplorasi budaya lokal Ketawanggede. Selain itu, ada acara Jambore Jazz Kampus yang juga menarik.

Perayaan Dies Natalis Universitas Brawijaya kali ini terdiri dari 16 kegiatan. Acara dimulai pada 21 Oktober 2025 dan berlangsung hingga 5 Januari 2026.

Untuk menambah kemeriahan HUT kali ini, diselenggarakan Kenduri UB dan pertunjukan wayang kulit.

Dia menyatakan bahwa Universitas Brawijaya juga memanfaatkan aktivitas HUT ini untuk memberikan dampak pada masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Artinya, Universitas Brawijaya akan terus berkembang dengan semakin berdaya, unggul, serta inovatif,” kata Hamidah. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#universitas brawijaya #salawat #Dies Natalis