RADAR BOGOR – Yayasan Mardi Yuana Perwakilan Bogor menggelar bakti sosial pembagian 70 paket sembako kepada warga di sekitar Sukasari, Jalan Pajajaran, Lawang Gintung, dan Jalan Pahlawan, Jumat 24 Oktober 2025.
Ini menjadi bagian dari kegiatan menyambut festival MY Fest 2025 yang akan digelar pada 30 Oktober dengan tema Mardi Yuana Cakap Digital, Luhur Berbudaya.
Koordinator kegiatan, Rita Dian, mengatakan bakti sosial ini dilaksanakan sebagai wujud syukur keluarga besar Yayasan Mardi Yuana sekaligus penegasan nilai kepedulian sosial yang dihidupi dalam pendidikan karakter.
Selain guru dan pegawai, kegiatan ini juga melibatkan siswa melalui perwakilan OSIS dari beberapa sekolah di bawah Yayasan Mardi Yuana Perwakilan Bogor.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai empati dan tanggung jawab sosial kepada para siswa. Mereka belajar untuk peduli, berbagi, dan turut serta membawa sukacita bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pembagian paket sembako dilakukan dengan mendatangi sejumlah titik pemukiman warga. Warga yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Yayasan Mardi Yuana terhadap masyarakat sekitar.
Wakil Kepala Perwakilan Yayasan Mardi Yuana Bogor, Romo Albertus Aris Bangkit Sihotang, menegaskan kegiatan sosial tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari identitas karya pelayanan yang terus dihidupi yayasan.
“Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan kepekaan sosial. Bakti sosial ini adalah cara sederhana untuk menghadirkan kasih di tengah masyarakat,” ungkapnya.
MY Fest sendiri akan menjadi ajang presentasi karya, kreativitas, dan inovasi seluruh unit pendidikan Mardi Yuana, mulai dari TK hingga SMA/SMK.
Festival ini diharapkan menjadi ruang untuk merayakan kebersamaan, keberagaman, serta nilai-nilai budaya luhur yang dijalankan dalam bingkai iman Kristiani.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Yayasan Mardi Yuana Perwakilan Bogor berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen pendidikan karakter bagi generasi muda yang cerdas, peduli, dan berbudaya luhur. (***)
Editor : Yosep Awaludin