Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Mulyaharja Bogor Dilatih Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat Sekolah Vokasi IPB University

Yosep Awaludin • Senin, 27 Oktober 2025 | 08:02 WIB
Kegiatan pelatihan Bahasa Inggris untuk warga AEWO Mulyaharja oleh Sekolah Vokasi IPB University.
Kegiatan pelatihan Bahasa Inggris untuk warga AEWO Mulyaharja oleh Sekolah Vokasi IPB University.

RADAR BOGOR - Kolaborasi masyarakat dengan perguruan tinggi di destinasi wisata di Kota Bogor terus dilakukan. Seperti yang dilakukan warga di Kelurahan Mulyaharja Kota Bogor khususnya yang berada di sekitar objek wisata Saung Eling dan Agro Wisata Organik (AEWO).

Warga AEWO Mulyaharja mendapat pelatihan berbahasa Inggris dalam kegiatan pengabdian Terpusat dan Terpadu Sekolah Vokasi IPB University.

Sekitar 20 orang warga AEWO Mulyaharja dilatih kemampuan berbahasa inggris terutama materi Basic English Tenses yang dilaksanakan pada tanggal 29 September hingga 3 Oktober 2025.

Pelatihan yang diberikan terdapat rangkaian kegiatan yaitu pelaksanaan pre-test, pembelajaran dan post-test. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan pelatihan pada program pengabdian ini.

Tes yang dilakukan setelah pelatihan juga untuk mengetahui peningkatan penguasaan peserta terhadap tenses dasar bahasa inggris.

Photo
Photo

Pre-test dilaksanakan pada hari pertama, yakni tanggal 29 September 2025, dihadiri oleh 17 peserta, dan post-test diikuti oleh 19 peserta pada tanggal 3 Oktober 2025.

Peserta yang berhalangan hadir pada tanggal tersebut diberi keleluasaan untuk melaksanakan tes susulan di hari berikutnya.

Total peserta yang mengikuti pelatihan Basic English Tenses ini berjumlah 20 orang sebanyak 7 orang dari Saung Eling, 2 orang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 11 orang dari AEWO Mulyaharja.

Sebagian besar peserta pelatihan Bahasa Inggris menyampaikan sudah bekerja selama 4 hingga 5 tahun dengan penghasilan Rp1.000.000 hingga Rp1.500.000 per bulannya.

Sepuluh peserta berstatus belum menikah karena 7% peserta masih berusia di bawah 20 tahun dan sepuluh lainnya sudah menikah dengan rentang usia 21 hingga 60 tahun.

Latar belakang pendidikan peserta beragam mulai dari SD hingga SMU namun yang mendominasi adalah lulusan SMU/sederajat.

Sebanyak 44% peserta menilai bahwa kemampuan Bahasa Inggris mereka berada pada kategori rendah.

Penyebabnya karena peserta jarang menggunakan Bahasa Inggris. Sebanyak 78% peserta terkadang menggunakan simple present tense meski ketepatannya diragukan.

Ira Resmayasari Penaggungjawab kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu dari Prodi Ekowisata Sekolah Vokasi IPB University menyampaikan soal yang disiapkan dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 nomor soal.

“Soal ini meliputi tiga kompetensi dasar tenses, yakni simple present, simple past dan simple future tense, serta Present Continuous Tense sebagai keterampilan tambahan,”ujar Ira.

Ira juga menyampaikan Kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris dilakukan setelah pelaksanaan pre-test, yaitu tanggal 30 September hingga 2 Oktober 2025.

Sesi ini difasilitasi oleh Dosen Bahasa Inggris Sekolah Vokasi IPB yaitu Irma Rasita Gloria Barus dan Harries Marithasari.

“Setelah kami observasi dan mengetahui latar belakang pekerjaan, pendidikan, usia dan kemampuan bahasa Inggris yang disebutkan oleh peserta maka kami menggunakan metode pembelajaran dengan ceramah yang sederhana, santai dan fleksibel selain itu juga dilakukan diskusi, tanya jawab dan permainan ringan untuk menambah pemahaman peserta terhadap materi,” pungkas Ira. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#mulyaharja #Sekolah Vokasi IPB University #bahasa inggris