Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pembangunan Dua Satap Baru di Kota Bogor Capai 90 Persen, Akhir Tahun Ditargetkan Rampung

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 27 Oktober 2025 | 14:48 WIB
Gedung sekolah satu atap (Satap) baru SDN Cimahpar 3 di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Gedung sekolah satu atap (Satap) baru SDN Cimahpar 3 di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Pembangunan dua Sekolah Satu Atap (Satap) di Kota Bogor mencapai lebih dari 90 persen. Pada akhir tahun mendatang, keduanya gedung itu ditargetkan sudah rampung.

Dua gedung Satap Baru tersebut berada di lokasi berbeda. Pertama di Kecamatan Bogor Timur yang nantinya akan ditempati SD Duta Pakuan, dan yang kedua di Kecamatan Bogor Utara.

“Untuk di Bogor Utara nanti akan ditempati oleh siswa SDN Cimahpar 3, saat ini pembangunannya mencapai 92 persen, untuk Duta Pakuan 96 persen,” kata Kabid Sarpas Disdik Kota Bogor, Dhede Sholeh.

Saat ini tinggal pengerjaannya finisihing saja. Seperti pengecetan, pengerjaaan lanscape atau taman, pemasangan paving block dan pengerjaan mekanikal elektrikal.

Dhede menerangkan pembangunan dua Satap ini merupakan proyek lanjutan.

Keduanya memiliki beragam fasilitas pendidikan yang lengkap untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Misalnya gedung bertingkat tiga. Belasan ruang kelas. Ruang laboratorium mulai dari komputer hingga perpustakaan, ruang organisasi, musala hingga area khusus untuk ektrakulilkuler,” beber Dhede.

Bergam fasilitas lengkap tersebut ditopang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Masing masing mesti merogoh kocek yang tidak sedikit.

Untuk pembangunan Gedung Satap SDN Cimahpar 3, Pemkot Bogor menggelontorkan anggaran sebesar Rp15 miliar.

Sementara untuk SDN Duta Pakuan menelan anggaran Rp19 miliar.

“Jadi kami amat berharao betul, fasilitas pendidikan yang sudah diberikan tolong dijaga. Insya allah pada tahun yang akan datang dua bangunan itu sudah beroprasi,” terang Dhede, Senin 27 Oktober 2025.

Pesan ini tersebut tentu saja langsung direspon positif oleh para penyelenggara pendidikannya. Satu diantaranya, Kepala SDN Cimahpar 3, Mita Parlina.

Mita mengaku tidak sabar untuk segera menempati gedung baru tersebut. Beragam cara untuk merawat fasilitas tersebut juga sudah dirancang, termasuk pengembangan prestasi siswa.

“Sekarang kan posisinya kami masih menunpang di SMPN 23 yang juga gedung baru. Insya allah tahun depan sudah di gedung resmi milik SDN Cimahpar 3,” papar Mita.

Keberdaan gedung baru tersebut membuat sekolahnya kini banyak diminati oleh masyarakat. Kondisi ini berbanding terbalik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

“Waktu itumah boleh dibilang kami itu sekolah buangan. Masyakat juga tidak melirik. Tapi kemarin waktu tahun ajaran baru alhamdulillah banyak, bahkan kami sampai menolak satu kelas karena aturan,” jelasnya.

Jumlah siswa SDN Cimahpar 3 sendiri saat ini mencapai 330. Masing-masing kelas diisi oleh 28 siswa. Mereka tersebar di 12 rombel. Mulai dari kelas satu hingga kelas 6.

“Jadi alhamdulillah banget kamu akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Bogor. Tentu ini menjadi beban moral kamu untuk selalu komitmen mengembangkan dunia pendidikan, khsusunya di SDN Cimahpar 3,” pungkasnya.(rp1)

Editor : Alpin.
#kota bogor #Satap #sekolah satu atap #SDN CImahpar