Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sekolah di Kota Bogor Mulai Jalani Tes Kemampuan Akademik, Sudah Lakukan Simulasi Sejak Awal Oktober

Fikri Rahmat Utama • Senin, 3 November 2025 | 13:57 WIB
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 di SMAN 2 Kota Bogor
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 di SMAN 2 Kota Bogor

RADAR BOGOR – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 resmi dimulai hari ini, Senin 3 November2025.

Sejumlah SMA di Kota Bogor turut ambil bagian dalam pelaksanaan perdana Tes Kemampuan Akademik berskala nasional tersebut.

Kepala KCD Wilayah II Jawa Barat, Ervin Aulia Rachman, mengatakan Tes Kemampuan Akademik menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengukur capaian akademik siswa dan mengevaluasi mutu layanan pendidikan.

Meski tidak bersifat wajib, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik mendapat antusias tinggi dari sekolah dan siswa.

“Tes ini menjadi bentuk evaluasi layanan pendidikan sekaligus tolok ukur sejauh mana sekolah memberikan pembelajaran yang efektif. Hasilnya bisa digunakan sebagai acuan peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Ervin kepada Radar Bogor, Senin 3 November 2025.

Menurutnya, hasil TKA dapat menjadi modal bagi siswa saat melanjutkan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja yang mensyaratkan sertifikasi kemampuan akademik.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata dia, menyambut baik kebijakan tersebut sebagai langkah sinkronisasi program pendidikan nasional.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Kota Bogor, Bambang Aryan Soekisno, menjelaskan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan sejak awal Oktober. Mulai dari pendataan peserta, simulasi sistem, hingga pemantapan materi.

“TKA ini hajat nasional, jadi kami persiapkan dengan matang. Simulasi sudah dilakukan sejak awal Oktober agar siswa terbiasa dengan sistem dan tidak kaget saat pelaksanaan,” jelas Bambang.

Di SMAN 2 Kota Bogor, pelaksanaan TKA dilakukan dalam dua gelombang, dan setiap gelombang dibagi menjadi dua sesi. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas ruang dan perangkat komputer yang digunakan.

“Total ada 334 siswa kelas XII yang mengikuti TKA. Setiap mata pelajaran diujikan dengan 20 butir soal, terdiri dari tiga mata pelajaran wajib—Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris—serta dua mata pelajaran pilihan sesuai minat kuliah siswa,” papar Bambang.

Ia menegaskan TKA tidak menentukan kelulusan siswa, tetapi menjadi alat evaluasi nasional untuk melihat capaian kompetensi. Hasilnya dapat dimanfaatkan siswa untuk seleksi ke perguruan tinggi.

“Kalau dulu ujian nasional menjadi penentu kelulusan, TKA ini lebih ke pengukuran standar kemampuan akademik. Nilainya bisa digunakan untuk keperluan seleksi lanjutan,” ujarnya.

Bambang menambahkan, pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Guru dan panitia terus memantau jalannya tes di setiap sesi untuk memastikan sistem komputerisasi berjalan optimal.

“Semua perangkat aman, server lancar, dan anak-anak cukup tenang menghadapi tes. Kami harap hasilnya bisa mencerminkan kerja keras mereka selama belajar di sekolah,” tutupnya. (uma)

 

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #sma #Tes Kemampuan Akademik