Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Belajar Serasa Bermain, Siswa Sekolah Inklusi di Kota Bogor Ini Dilatih Bertani Modern oleh Sekolah Vokasi IPB

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 4 November 2025 | 09:59 WIB
Sekolah Vokasi IPB University melatih siswa-siswi Sekolah Inklusi Sinar Indonesia bercocok tanam menggunakan media hydrogel.
Sekolah Vokasi IPB University melatih siswa-siswi Sekolah Inklusi Sinar Indonesia bercocok tanam menggunakan media hydrogel.

RADAR BOGOR – Sekolah Vokasi IPB University melatih siswa-siswi Sekolah Inklusi Sinar Indonesia bercocok tanam menggunakan media hydrogel melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sekolah Sinar Indonesia, Jalan Kukupu No. 72A, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat 31 Oktober 2025.

Ketua tim pengabdian, Doni Sahat Tua Manalu, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Program BIMA 2025 dengan skema pemberdayaan berbasis masyarakat.

Program tersebut mengusung tema “Pelatihan Bercocok Tanam Siswa Inklusi Sinar Indonesia dengan Menggunakan Media Hydrogel.”

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan konsep pertanian modern yang efisien dan ramah lingkungan," katanya.

Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan aspek teknis bercocok tanam, tetapi juga menanamkan semangat kemandirian pangan sejak dini.

Ini juga adalah komitmen IPB University mendukung pendidikan inklusif dan pemberdayaan masyarakat agar mampu berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Lebih lanjut, pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan keterampilan bagi para guru, staf, serta siswa dalam menerapkan teknik bercocok tanam modern secara mandiri.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi awal bagi tumbuhnya semangat petani muda yang cinta lingkungan dan peduli ketahanan pangan,” ungkapnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Sekolah TK Sinar Indonesia, Dian Nur Oktaviani R.

Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran tim dosen dan mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University yang telah memilih sekolahnya sebagai mitra pengabdian masyarakat.

“Kami sangat senang karena Tim Sekolah Vokasi IPB hadir dan menjadikan kami bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat tahun ini," jelasnya.

Menurutnya dari kegiatan ini mereka belajar bertani tidak harus kotor atau sulit. Melainkan bisa dilakukan dengan cara yang bersih dan menyenangkan.

"Kami juga semakin memahami bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari rumah dan lingkungan sekitar,” ungkap Miss Okta.

Sementara itu, Henny Rusmiyati, dosen Program Studi Teknologi Industri Benih Sekolah Vokasi IPB University, memberikan materi tentang cara bercocok tanam menggunakan media hydrogel.

Dalam pelatihan tersebut, ia mengenalkan konsep bertani modern yang ramah anak dan dapat dilakukan di ruang terbatas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa bertani itu mudah dan menyenangkan," bebernya.

Media hydrogel dipilih karena dinilai bisa membuat anak-anak belajar mencintai alam sekaligus memahami pentingnya pertanian bagi masa depan bangsa.

"Kami berharap semangat petani muda dapat tumbuh dari generasi ini untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Henny.

Anak-anak Sekolah Inklusi Sinar Indonesia tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Salah satu siswa, Rafa, mengaku senang bisa menanam sendiri dengan media hydrogel.

“Aku senang banget bisa nanam sendiri. Ternyata pakai hydrogel itu seru, nggak kotor, dan tanamannya bisa tumbuh juga. Nanti mau aku rawat terus biar cepat besar,” ucapnya dengan polos. (uma)

Editor : Alpin.
#ipb #kota bogor #sekolah inklusi