RADAR BOGOR - Pendataan tenaga pendidik di Kota Bogor mulai dibenahi. Upaya ini diwujudkan lewat pengembangan aplikasi atau sistem digital bernama Sekolahku.
Sistem tersebut dirancang untuk memperbaiki tata kelola data guru dan tenaga kependidikan di seluruh sekolah negeri, mulai dari TK hingga SMP.
Melalui Sekolahku setiap satuan pendidukan bisa memperbarui data tenaga pendidiknya secara langsung tanpa lagi mengandalkan sistem manual yang memakan waktu.
Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Bogor, Erny Yuniarti, mengatakan pengembangan Sekolahku menjadi bagian dari proyek perubahan birokrasi menuju layanan publik yang efektif dan akuntabel.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya transformasi digital yang tengah digencarkan oleh Pemkot Bogor di sektor pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh data guru dan tenaga kependidikan di Kota Bogor terdokumentasi dengan baik, lengkap, dan selalu diperbarui. Ini sangat penting untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis data,” ujar Erny.
Uji coba sistem Sekolahku dilakukan secara bertahap pada 45 satuan pendidikan negeri.
Program dimulai sejak Oktober hingga November 2025, dengan prioritas pada pendataan tenaga non-ASN.
Sebelum diterapkan secara menyeluruh, pemerintah juga menggelar pelatihan operator sekolah serta sosialisasi teknis penggunaan sistem.
Langkah ini dilakukan agar setiap sekolah siap menjalankan aplikasi tersebut secara mandiri.
Menurut Erny, sistem ini menawarkan kemudahan dalam pengelolaan data karena terintegrasi dengan Dapodik dan bisa diakses secara real-time.
“Dengan sistem ini, data dapat dikelola lebih cepat, akurat, dan aman karena menggunakan akun resmi sekolah,” katanya.
Melalui penerapan Sekolahku, wilayah Kota Bogor diharapkan memiliki basis data pendidikan yang lebih tertata, akuntabel, dan siap menjawab kebutuhan zaman.(bay)