Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mahasiswa IPB University Ciptakan Kemasan Ramah Lingkungan dari Jerami Padi, Bantu Buah Pisang Tetap Segar

Yosep Awaludin • Rabu, 19 November 2025 | 13:00 WIB
Tim mahasiswa IPB University dari TechNature Group memperkenalkan NacoPack, kemasan ramah lingkungan berbahan jerami padi dan karbon aktif tempurung kelapa.
Tim mahasiswa IPB University dari TechNature Group memperkenalkan NacoPack, kemasan ramah lingkungan berbahan jerami padi dan karbon aktif tempurung kelapa.

RADAR BOGOR - Sekelompok mahasiswa IPB University yang tergabung dalam TechNature Group mengembangkan sebuah inovasi kemasan ramah lingkungan bernama NacoPack. Bahan utamanya berasal dari jerami padi dan karbon aktif tempurung kelapa.

Inovasi mahasiswa IPB University ini dibuat untuk mengurangi kerusakan buah pisang Cavendish selama proses distribusi. Produk ini juga menjadi upaya mendukung ekonomi sirkular di sektor pertanian.

Ketua Tim Mahasiswa IPB University, Aisha Nurfadhilla, menjelaskan bahwa jerami padi digunakan sebagai bahan dasar serat kertas.

Sementara itu, karbon aktif dari tempurung kelapa berfungsi menyerap gas etilen dan kelembapan udara di dalam kemasan.

Menurut Aisha, kombinasi tersebut membuat kemasan ini menjadi lebih efisien dan dapat membantu menjaga buah tetap segar lebih lama.

Selain itu, penggunaan limbah pertanian dinilai bisa menjadi alternatif kemasan yang lebih berkelanjutan.

Data Food and Agricultural Organization (FAO) dan Kementerian Pertanian pada 2022 menunjukkan bahwa Indonesia mengalami kerugian pangan hingga Rp551 triliun per tahun. Salah satu penyebabnya adalah kerusakan buah dan sayuran sebelum sampai ke konsumen.

Pisang Cavendish termasuk buah dengan proses pematangan yang cepat. Kondisi ini sering membuat kualitas buah menurun sebelum tiba di pasar, terutama jika perjalanan distribusinya cukup panjang.

Hal tersebut menjadi alasan Aisha dan empat anggota tim lainnya, yaitu Hawa Zahra Ramadhani, Moch Ragil Zia Rahman, Pradiptha Aryasena, dan Qoida Amanina Syahadah, merancang NacoPack sebagai kemasan yang bisa mengurangi risiko kerusakan buah.

NacoPack hadir dalam bentuk lembaran kemasan aktif berukuran 60x40 sentimeter. Produk ini mampu menyerap gas etilen dan uap air yang dikeluarkan buah setelah panen. Dengan cara ini, proses pematangan bisa berlangsung lebih lambat.

Keunggulan lain dari NacoPack adalah bisa digunakan kembali beberapa kali. Setelah masa pemakaiannya selesai, lembaran kemasan ini dapat dikomposkan sehingga tidak menambah limbah plastik.

Aisha juga menjelaskan bahwa timnya ingin menciptakan kemasan yang tidak hanya menjaga kesegaran buah, tetapi juga memiliki dampak positif untuk lingkungan.

Penggunaan limbah jerami dan tempurung kelapa dinilai dapat menambah nilai guna bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

Produk ini telah diperkenalkan dalam beberapa pameran ilmiah, salah satunya Youth Action Exhibition 2025 pada kegiatan The 24th International Student Summit on Food, Agriculture, and Environment, hasil kolaborasi IPB University dan Tokyo University of Agriculture.

Ke depan, tim TechNature Group berencana memperluas penggunaan NacoPack untuk buah-buahan lain seperti mangga, pepaya, dan alpukat.

Mereka berharap produk ini bisa membantu menjaga kualitas komoditas pertanian di berbagai daerah.

Inovasi ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa IPB University dalam mendorong pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Raul/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#mahasiswa #inovasi #ipb university