RADAR BOGOR - Universitas Binaniaga Indonesia (Unbin) menggelar wisuda ke-6 dan meluluskan 266 mahasiswa di Gedung Putih Tio Ma, Kota Bogor pada Kamis, 20 November 2025.
Para wisudawan yang kini resmi menyandang gelar sarjana itu berasal dari berbagai macam prodi kampus yang terletak di Bogor tersebut terdiri dari 60 orang Prodi Sistem Informasi, 19 orang dari Teknik Informatika, 15 mahasiwa dari Teknologi Informasi, 145 berasal dari Prodi Manajemen, serta 27 orang dari Akuntasi.
Rektor Unbin Dr. Ismulyana Djan, S.E., M.M mengapresiasi perjuangan para mahasiwa dalam menempu jenjang pendidikan tinggi, baginya tidak semua orang mampu melewati tahapan itu.
“Pencapaian ini adalah bukti kerja keras, dedikasi, tapi ini juga tidak terlepas dari peran banyak pihak, terutama doa orang tua dan keluarga,” ujar Ismulyana Djan di hadapan para wisudawan.
Rektor Unbin menegaskan wisuda bukan akhir dari segalanya, tahapan ini disebutnya justru pintu awal dari sebuah perjuangan dan pendidikan menjadi modal awal dalam melanjutkan kehidupan.
“Para dosen di kampus sudah meletakan dasar-dasar keilmuan, selanjutnya silakan kalian mengembangkan keilmuan itu sesuai dengan bidang atau minat masing-masing,” ujar Ismulyana Djan.
Setelah diwisuda paling tidak ada tiga pilihan dalam melanjutkan kehidupan, pertama mencari kerja, kedua menciptakan lapangan pekerjaan, dan yang ketiga melanjutkan pendidikan.
“Apapun pilihan saudara kami sangat berharap agar saudara-saudara semua menjadi orang yang sukses dikemudian hari,” ucap Ismulyana dalam sambutannya.
Para wisudawan juga diminta untuk menjaga nama baik almamater, salah satu caranya dengan menjadi orang yang bermanfaat untuk bangsa dan agama.
“Kami mengharapkan lulusan Unbin, dapat terus berkarya, memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” beber Ismulyana.
Sebagai laboratorium keilmuan, Ismulayan menggaransi bahwa kampus yang dipimpinnya akan terus melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualiatas.
Sebagai bentuk komitmen itu, Unbin dalam waktu dekat akan memiliki program pendidikan pascasarjana dan semua proses administrasinya saat ini tengah diselesaikan.
“Kami berharap, di akhir tahun 2025 atau Desember proses administrasi itu selesai, kami akan membuka program pascasarjana Prodi Manajemen,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati