Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gelar Parenting, SMP ITA eL MaMur Ajak Orang Tua Ikut Terlibat dalam Pendidikan Karakter Anak

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 16 Desember 2025 | 10:11 WIB
Civitas Akademik SMP ITA eL Ma’Mur pasca melaksanakan kegiatan parenting.
Civitas Akademik SMP ITA eL Ma’Mur pasca melaksanakan kegiatan parenting.

RADAR BOGOR - Orang tua disebut memiliki peran yang cukup krusial dalam pendidikan karakter anak. Hal ini mengemuka saat SMP ITA eL Ma’Mur menggelar parenting.

Kegiatan parenting itu mengusung tema, 'Mengasuh dengan Hati, Membangun Karakter Sejak Dini'. Sekolah menghadirkan penceramah kondang, Samsam Hidayat.

Dalam tausiahnya pada kegiatan parenting itu, ia menyebut bahwa pendidikan karakter memiliki urgensi yang sangat penting di era modernisasi. Orang tua mesti ikut andil dalam skema pendidikan tersebut.

“Keteladanan di rumah merupakan metode pendidikan paling efektif dan akan membekas kuat dalam kepribadian anak hingga dewasa,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Yayasan, Ma’mur Manaf Assalamah, Deden Syarief Hidayatullah, menuturkan realisasi pendidikan karakter butuh kolaborasi aktif antara sekolah dan orang tua.

“Pengasuhan berbasis hati dan nilai keimanan menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial,” terang Deden.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala SMP ITA eL Ma’Mur, Jusman. Dalam sambutannya ia menyebut, pendidikan sejatinya tidak dimulau dari ruang kelas.

Orang tua merupakan tonggak utama bagi pendidikan anak. Tingkah laku orang tua di rumah dapat berpengaruh terhadap kehidupan sosial anak-anak.

“Cara kita berbicara, bersikap, dan mengambil keputusan di rumah, secara sadar atau tidak, akan menjadi pelajaran hidup bagi mereka,” beber Jusman, Selasa 16 Desember 2025 pagi.

Sebagai bentuk praktik langsung, kegiatan parenting tersebut juga dirangkaikan dengan penggalangan donasi untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh.

Penggalangan dana sebetulnya sudah dimulai sejak 8 Desember silam. Seluruh siswa ikut dilibatkan dalam gerakan sosial tersebut. Uang yang dikumpulkan juga cukup banyak.

“Kami berhasil menghimpun donasi sebesar Rp17 juta. Selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra dan Aceh melalui kerja sama dengan Laznas Yatim Mandiri,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#parenting #Pendidikan Karakter Anak #orang tua