RADAR BOGOR - Inovasi Universitas Djuanda (Unida) Bogor kembali mendapat apresiasi. Terbaru, apresiasi tersebut diraih dalam ajang Inovasi Daerah Kabupaten Bogor 2025.
Dalam ajang Inovasi Daerah Kabupaten Bogor 2025 tersebut, Unida memboyong 2 penghargaan.
Penghargaan pertama Unida dalam ajang Inovasi Daerah Kabupaten Bogor tersebut, diraih tim yang membuat karya berjudul Nori Analog Berbasis Genjer atau Limnocharis flava, dan Albedo Semangka atau Citrullus lanatus.
Inovasi tersebut menghantarkan tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) meraih juara 3 kategori perguruan tinggi.
Tim tersebut terdiri:
- Tiara Amanda Lestari, S.TP., M.TP,
- Wilna Iznilliah, S.TP., M.TP,
- Dr. Erna Puspasari, S.Si., M.Si,
- Raden Siti Nurlalea, A.Md.Ak., S.TP., M.TP, dan
- Neng Siti Khadijah
Prestasi selanjutnya, diraih dalam kategori Duta Inovasi Desa Terfavorit, melalui inovasi Satu Lubang Kecil Sejuta Manfaat: Optimalisasi Biopori untuk Lingkungan Berkelanjutan.
Inovasi ini dibuat oleh tim dosen dan juga mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Terdiri dari:
- Dede Syahrudin, S.A.P., M.AP,
- Koesworo Setiawan, S.Sos., M.I.K,
- Bayu Sang A.P,
- Ina Dila S,
- M. Azwar Septian C,
- Masliatul Aini,
- Muhammad Rizky,
- Muhamad Wildan N,
- Mochamad Reza P,
- Naufal Maulana M,
- Raisa Kayla A,
- Rami Arum Dinasti,
- Ryan Setfiansyah, serta
- Yuli Dwi Lestari.
Menanggapi prestasi tersebut, Rektor Unida Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I mengungkap bangga dan syukur.
Kata dia, prestasi ini ikut melengkapi sebagai bukti nyata kampus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Dia juga menjelaskan, bahwa prestasi ini memperlihatkan upaya Unida tidak hanya mengejar capaian akademis para lulusan, tapi juga bagaimana bisa menghasilkan inovasi untuk pembangunan, solusi bagi masalah di masyarakat.
Rektor juga mengajak semua untuk ikut membuat inovasi-inovasi yang bermanfaat dan berdampak pada permasalahan yang terjadi di masyarakat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga