RADAR BOGOR - Bagi kamu para "pejuang kampus" yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas Islam negeri, penantian akhirnya usai.
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) secara resmi mengumumkan pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) tahun 2026.
Tahun ini, PMB PTKIN membawa semangat yang sangat spesial dengan tema "Pendidikan Islam Ramah Difabel".
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Kemenag untuk memastikan setiap lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki akses yang setara dan inklusif terhadap pendidikan tinggi.
Untuk menjadi bagian dari keluarga besar PTKIN (UIN/IAIN/STAIN), ada tiga jalur utama yang dapat disesuaikan dengan minat dan kemampuanmu:
1.SPAN-PTKIN: Jalur seleksi prestasi akademik menggunakan nilai rapor dan portofolio tanpa perlu mengikuti ujian tulis.
•Pendaftaran Satuan Pendidikan (PDSS): 05 Januari – 07 Februari 2026.
•Pendaftaran Siswa: 11 – 28 Februari 2026.
•Pengumuman Hasil: 07 April 2026.
•Daftar Ulang: Mengikuti jadwal masing-masing PTKIN.
2.UM-PTKIN: Jalur ujian tulis yang dilaksanakan secara modern berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE).
Pendaftaran Siswa: 13 April – 30 Mei 2026.
•Pelaksanaan Ujian SSE: 08 – 14 Juni 2026.
•Pengumuman Hasil: 07 April 2026.
•Daftar Ulang: Mengikuti jadwal masing-masing PTKIN.
3.Mandiri: Jalur seleksi yang dikelola secara langsung oleh masing-masing kampus (UIN/IAIN/STAIN).
Prof. Amin Suyitno selaku Dirjen Pendis menekankan, tahun ini terdapat transformasi signifikan pada sistem seleksi.
Salah satunya adalah kehadiran fitur Sistem Pemetaan Disabilitas.
Fitur ini dirancang agar pihak kampus dapat memetakan kebutuhan dan menyiapkan pendampingan yang tepat bagi mahasiswa difabel sejak hari pertama mereka bergabung.
Jangan sampai ketinggalan jadwal pentingnya. Kamu sudah mulai bisa melakukan registrasi akun melalui portal resmi berikut:
•Jalur SPAN-PTKIN: https://span.ptkin.ac.id
•Jalur UM-PTKIN: https://um.ptkin.ac.id
•Portal Utama PMB PTKIN: http://ptkin.ac.id
Ayo, persiapkan dirimu sebaik mungkin dan jadilah bagian dari transformasi pendidikan Islam di Indonesia. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim