Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

100 Ribu Buku dan Berbagai Workshop Literasi Bakal Dihadirkan di IUQI Book Fair 2026

Yosep Awaludin • Rabu, 14 Januari 2026 | 08:22 WIB
IUQI Book Fair 2026 siap digelar di Kampus IUQI Bogor 14-20 Januari 2026.
IUQI Book Fair 2026 siap digelar di Kampus IUQI Bogor 14-20 Januari 2026.

RADAR BOGOR - Institut Ummul Quro Al-Islami atau IUQI Bogor akan menyelenggarakan IUQI Book Fair 2026 sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan budaya literasi.

Kegiatan IUQI Book Fair 2026 ini akan diadakan di Kampus IUQI Bogor selama satu pekan, mulai 14 hingga 20 Januari 2026.

Lebih dari 100.000 judul buku dari berbagai penerbit nasional tersedia di IUQI Book Fair dengan potongan harga mulai dari 20% hingga 70%.

Selain pameran dan penjualan buku, kegiatan ini juga diramaikan dengan beberapa workshop literasi yang terbuka untuk masyarakat umum dan siswa.

Menurut Galih Pratama, Wakil Rektor III IUQI, S.Pd., M.Pd., dan M.I.Kom., IUQI Book Fair merupakan bagian dari upaya kampus untuk membangun ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan.

"IUQI Book Fair tidak hanya sekadar ajang jual beli buku, tetapi juga menjadi ruang edukatif untuk menumbuhkan minat baca dan budaya literasi, khususnya di kalangan generasi muda," tuturnya.

Ia menyatakan bahwa nilai-nilai keilmuan dan keislaman yang menjadi dasar pengembangan IUQI sejalan dengan kegiatan ini.

"Kami ingin memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memperluas akses literasi yang luas, terjangkau, dan relevan dengan perkembangan zaman melalui kegiatan ini," katanya.

Selain itu, Dra. Susilawati, M.M., Kepala Bidang Pembinaan SD Kabupaten Bogor, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, IUQI Book Fair adalah langkah strategis untuk mengatasi masalah penurunan minat baca anak usia sekolah dasar di era teknologi.

Menurutnya, saat ini anak-anak lebih cenderung menggunakan gawai daripada buku. Kegiatan seperti IUQI Book Fair sangat penting untuk menghidupkan kembali minat baca anak-anak dan memperkenalkan buku sebagai sumber pengetahuan yang menyenangkan.

Ia berpendapat bahwa partisipasi lembaga pendidikan tinggi dalam gerakan literasi akan memiliki efek positif yang luas pada dunia pendidikan.

Singkatnya, dia menekankan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, penerbit, pendidik, dan masyarakat sangat penting agar literasi tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar menjadi budaya.

Dengan dukungan dari banyak penerbit dan mitra literasi di seluruh negeri, IUQI Book Fair 2026 dibuka setiap hari dari Senin hingga Minggu mulai pukul 09.00 hingga 17.30 WIB.

Dengan kegiatan ini, IUQI berharap dapat membantu meningkatkan pendidikan dan literasi di Indonesia. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#literasi #IUQI #buku