Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

UCSET 2026 Sukses Dihelat di UGJ Cirebon, UMBARA Tampilkan Inovasi Eco-ELT dan Kajian Kompetensi Guru Masa Depan

Siti Dewi Yanti • Jumat, 16 Januari 2026 | 13:15 WIB
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMBARA turut berpartisipasi di UCSET.
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMBARA turut berpartisipasi di UCSET.

RADAR BOGOR - Konferensi dan simposium tingkat nasional bertajuk 2026 Undergraduate Conference and Symposium in English Language Teaching (UCSET) berlangsung sukses di Aula Fakultas Pendidikan dan Sosial (FPS) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Kamis 15 Januari 2026.

Acara tersebut dihadiri mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi anggota serta mitra APSPBI Jawa Barat, di antaranya Universitas Swadaya Gunung Jati, Universitas Siliwangi, UNILAM, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Pakuan, IPI Garut, UNSIKA, STKIP Pasundan dan Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA).

Mengusung tema “Empowering English Preservice Teachers in a Culturally Connected Global World”, kegiatan ini menjadi ruang temu ilmiah bagi calon pendidik Bahasa Inggris untuk menyampaikan gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan global.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMBARA turut berpartisipasi dengan mengirim lima mahasiswa sebagai pemakalah.

Hikmatul Azizah memaparkan materi berjudul “Integrating Environmental Awareness into ELT for Young Learners: Eco-ELT–Based Learning Materials Using Water’s Memory and Journey”, yang menjelaskan pentingnya mengintegrasikan isu air dan lingkungan dalam pembelajaran bagi siswa usia dini.

Sementara itu, Kartika Zalzabil melalui presentasi “Developing Eco-ELT-Based English Learning Materials through Garden Activities to Empower Preservice Teachers for Young Learners” menyoroti pengembangan aktivitas kebun sebagai sumber belajar kontekstual untuk meningkatkan kemampuan calon guru.

Pemateri berikutnya, Muhamad Al Farizi, mengangkat gagasan ECO-ELT melalui judul “Developing ECO-ELT Materials for Young Learners: Three Rs for Sustainable Living” yang menekankan konsep reduce, reuse, dan recycle sebagai bagian dari materi pembelajaran Bahasa Inggris.

Adapun Revina Dewi Andriani menghadirkan kajian “Revisiting the Assumption: Introversion and Public Speaking Competence” yang membahas kembali keterkaitan antara kepribadian introvert dan kemampuan berbicara di depan umum.

Deretan presentasi mahasiswa UMBARA ditutup oleh Adib Fadlurahman dengan makalah “English for a Change World: Inspiring through The Word”, yang menekankan pentingnya Bahasa Inggris sebagai sarana untuk mendorong perubahan positif.

Dalam kesempatan yang sama, dosen pendamping Meita Lesmiaty Khasyar turut memberikan kontribusi melalui sesi berbagi mengenai penerapan TPACK Framework dan praktik Dialogic Reflection yang dinilai strategis untuk pengembangan kompetensi calon guru.

Baca Juga: Jangan Coba-Coba Membubarkan Pertemuan Keagamaan! Baca Nih KUHP Baru, Ancaman Pidananya 5 Tahun

Partisipasi aktif UMBARA dalam UCSET 2026 menunjukkan komitmen kampus dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi inovatif, berwawasan ekologis, dan siap bersaing di level nasional maupun global. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#UCSET 2026 #UGJ #Umbara #Universitas Swadaya Gunung Jati #Universitas Muhammadiyah Bogor Raya