Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Pakuan Bogor Hadirkan Prof Bambang Susantono, Bahas Solusi Berkelanjutan

Eka Rahmawati • Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:15 WIB
Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Pakuan (Unpak) Bogor menghadirkan Prof Bambang Susantono.
Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Pakuan (Unpak) Bogor menghadirkan Prof Bambang Susantono.

RADAR BOGOR – Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Pakuan Bogor telah menyelenggarakan Kuliah Umum 2026 bertema “Pengembangan Wilayah, Sistem Perkotaan dan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan di Indonesia.”

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) dan menjadi forum akademik yang menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan dalam menjawab tantangan pada masa depan perkotaan di Indonesia.

Kuliah umum ini diikuti ratusan peserta terdiri atas mahasiswa, dosen, serta praktisi dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari mata kuliah Studium General dengan tujuan memperluas wawasan mahasiswa melalui pembelajaran langsung dari para pakar dan praktisi di bidang perencanaan wilayah dan kota.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota FT Universitas Pakuan, Dr. Mujio, M.Si., menyampaikan bahwa kuliah umum ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu strategis pembangunan wilayah dan perkotaan.

Pengalaman dan pemikiran narasumber menurutnya dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebagai calon perencana dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Pakuan, Dr. Ir. Lilis Sri Mulyawati, M.Si.

Dalam arahannya, Lilis menjelaskan bahwa persoalan perkotaan ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah penduduk yang tinggal di kawasan perkotaan, yang saat ini telah mencapai lebih dari 60 persen.

Kondisi itu pun menghadirkan berbagai tantangan yang harus diselesaikan lewat perencanaan yang matang, inovatif, dan berkelanjutan, sehingga mahasiswa sebagai calon perencana dituntut untuk mampu berpikir kritis dan solutif.

Sementara itu kuliah umum menghadirkan Prof. Ir. Bambang Susantono, MCP., MSCE., PhD, yang merupakan Kepala Cities and Local Governments Institute (CLGI) Asia Pacific sekaligus mantan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan moderator Dr. Ir. Ruchyat Deni Djakarpermana, M.Eng., IPU., IAP.

Dalam pemaparannya Prof. Bambang menekankan tentang disrupsi teknologi menjadi megatren utama yang menentukan arah pengembangan wilayah dan kota, sehingga perencana dituntut untuk lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Prof. Bambang juga membahas pentingnya integrasi kebijakan dan pendekatan inklusif dalam merespons dinamika perkotaan. Diskusi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta.

Dr. Mujio menambahkan penyelenggaraan kuliah umum ini sejalan dengan visi Prodi PWK, yakni menjadi program studi unggul, mandiri, dan berkarakter dalam mengembangkan ilmu dan praktik penataan ruang darat dan pesisir yang berkelanjutan, dengan keunggulan di bidang infrastruktur, kebencanaan, dan lingkungan.

Sebagai program studi yang menaungi ilmu perencanaan wilayah dan kota, Prodi PWK FT Universitas Pakuan menunjukkan komitmennya menjaga mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, bencana, ketimpangan wilayah, dan kemiskinan.

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Universitas Pakuan #Fakultas Teknik