RADAR BOGOR - Program JA Be Entrepreneur hasil kolaborasi antara Tim Prestasi Junior Indonesia (PJI) dan Starbucks sukses diselenggarakan dengan melibatkan siswa-siswi SMAIT Al Madinah, Karadenan, Kabupaten Bogor.
Program JA Be Entrepreneur ini dirancang sebagai bentuk penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) yang selaras dengan kurikulum sekolah.
Serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) melalui pendidikan kewirausahaan yang kontekstual dan berkelanjutan. Rangkaian kegiatan JA Be Entrepreneur dilaksanakan melalui lima sesi pertemuan.
Pertemuan ini diawali dengan pengisian pre dan post test JA Be Entrepreneurial oleh siswa lalu siswa diminta untuk mengumpulkan administrasi di akhir sesi.
Setelahnya, siswa memulai untuk mengembangkan ide bisnis yang sudah dimiliki ke dalam lean canvas.
Pertemuan selanjutnya berfokus pada pemberian materi kewirausahaan secara bertahap oleh para mentor yaitu guru-guru hebat SMAIT Al Madinah.
Materi tersebut meliputi pengenalan konsep dasar bisnis, pengembangan ide usaha, perencanaan produksi dan analisis kebutuhan modal, strategi pemasaran, hingga penguatan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi.
Seluruh proses pembelajaran dirancang untuk mendorong siswa berpikir kritis, reflektif, dan aplikatif sesuai prinsip pembelajaran mendalam.
Kepala Sekolah SMA IT Al Madinah, Eka Wulandari menyampaikan, sebagai bagian dari asesmen autentik, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun dan mempresentasikan ide bisnis mereka (pitching).