RADAR BOGOR - Universitas Pertahanan (UNHAN) Republik Indonesia kembali membuka penerimaan mahasiswa baru program beasiswa S1 tahun 2026 bagi lulusan SMA dan SMK yang memenuhi kriteria akademik, fisik, serta komitmen bela negara.
Program ini menjadi salah satu jalur pendidikan strategis yang tidak hanya menekankan keunggulan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan kesiapan menjadi kader intelektual pertahanan negara.
Berdasarkan informasi resmi dari laman Instagram @unhan_ri, proses seleksi berlangsung secara ketat dan berlapis sejak 1 Februari hingga Juni 2026.
Jadwal Seleksi Penerimaan Tahun 2026
Proses penerimaan mahasiswa baru Unhan RI Tahun 2026 dilaksanakan melalui beberapa tahapan seleksi yang terjadwal sebagai berikut.
Pendaftaran online dibuka mulai 1 hingga 28 Februari 2026.
Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 6 Maret 2026, dilanjutkan pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) BKN pada 13-17 April 2026.
Pengumuman hasil TKD dijadwalkan pada 21 April 2026. Peserta yang lolos akan mengikuti Tes Kesehatan Tahap I dan Psikologi Online pada 22–25 April 2026, dengan hasil diumumkan pada 25 Mei 2026.
Peserta kemudian diwajibkan hadir secara langsung pada 29 Mei 2026 untuk mengikuti seleksi offline yang berlangsung dari 30 Mei hingga 12 Juni 2026.
Tahapan akhir meliputi tes psikologi lapangan, mental ideologi, wawancara, dan kesamaptaan jasmani. Pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan pada 19 Juni 2026.
Persyaratan Umum Pendaftar
Calon peserta wajib memenuhi ketentuan dasar yang telah ditetapkan oleh Unhan RI.
a. Usia pendaftar maksimal 20 tahun pada saat pembukaan pendidikan per 1 September 2026.
b. Tinggi badan minimal ditetapkan 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan dengan berat badan seimbang.
c. Peserta harus memiliki tingkat kecerdasan minimal IQ 120 yang dibuktikan melalui tes lembaga terakreditasi.
d. Status pernikahan menjadi perhatian utama, di mana peserta belum pernah menikah, tidak sedang hamil atau memiliki anak, serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
e. Dari sisi pendidikan, pendaftar merupakan lulusan SMA sederajat jurusan IPA atau SMK sesuai program studi yang dipilih, dengan tahun kelulusan 2025 atau 2026.
f. Untuk Program Studi Sejarah Militer, lulusan SMA IPA maupun IPS diperbolehkan mendaftar.
e. Peserta juga wajib mampu mengoperasikan komputer dan tidak memiliki riwayat tinggal kelas selama pendidikan menengah.
Ketentuan Nilai Rapor Akademik
Persyaratan akademik dibagi menjadi dua kategori utama.
a. Pertama, syarat rata-rata nilai rapor, di mana lulusan SMA harus memiliki rata-rata nilai rapor Semester I sampai V minimal 80, dengan prioritas bagi siswa peringkat 10 besar pada Semester V. Untuk lulusan SMK, rata-rata nilai mata pelajaran kejuruan Semester I sampai V juga minimal 80.
b. Kedua, syarat nilai mata pelajaran tertentu pada Semester V dengan ketentuan minimal 90 sesuai program studi yang dipilih.
c. Program studi Kedokteran mensyaratkan nilai Biologi dan Matematika, Kedokteran Gigi menekankan Matematika dan Biologi, Farmasi pada Kimia dan Matematika, serta Matematika murni pada mata pelajaran Matematika.
d. Program studi sains dan teknik seperti Kimia, Fisika, Informatika, Teknik Elektro, Mesin, Sipil, hingga Teknik Nuklir memiliki kombinasi nilai Matematika, Fisika, dan Kimia sesuai bidangnya.
e. Program Studi Rekayasa Sumber Daya Air mensyaratkan Fisika, Matematika, dan Biologi, sedangkan Ilmu Keolahragaan menitikberatkan nilai Pendidikan Olahraga.
f. Untuk Program Studi Sejarah Militer, ketentuan nilai disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan.
g. Kurikulum 2013 mencakup Geografi, Sosiologi, Sejarah, dan Sejarah Indonesia, sementara Kurikulum Merdeka menekankan Sejarah dan Sejarah Tingkat Lanjut.
h. Lulusan Madrasah Aliyah wajib memenuhi nilai pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Sejarah Indonesia, dan Sejarah.
Ketentuan Khusus Lulusan SMK
Bagi lulusan SMK, nilai rapor Semester V minimal 90 wajib dipenuhi pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Matematika dan Kejuruan, Projek Kreatif dan Kewirausahaan, serta Praktik Kerja Lapangan.
Selain itu, peserta diwajibkan melampirkan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang relevan dengan program studi yang dipilih.
Dokumen Administrasi yang Wajib Disiapkan
Seluruh dokumen pendaftaran harus diunggah dalam format digital sesuai ketentuan. Dokumen utama meliputi KTP dan Kartu Keluarga, akta kelahiran, kartu BPJS atau asuransi kesehatan, serta pas foto terbaru ukuran 4x6 dengan seragam sekolah dan latar putih.
Peserta juga diwajibkan mengunggah foto seluruh badan tampak samping kanan dan kiri menggunakan seragam sekolah.
Dokumen pendukung lainnya meliputi surat izin dan persetujuan orang tua atau wali, ijazah bagi lulusan sebelumnya atau surat keterangan siswa kelas 12 bagi lulusan 2025 dan 2026, hasil tes IQ jika sudah tersedia, serta NPWP bagi yang telah memilikinya.
Komitmen dan Pernyataan Kesediaan
Calon Kadet Mahasiswa Unhan RI wajib menandatangani surat perjanjian yang menyatakan kesediaan menjadi kader intelektual bela negara dan bagian dari komponen cadangan.
Peserta harus bersedia tinggal di asrama selama masa pendidikan, tidak menikah maupun hamil selama kuliah, tidak menerima beasiswa lain, serta mematuhi seluruh aturan dan kewajiban yang berlaku di lingkungan Universitas Pertahanan RI.
Imbauan Persiapan Pendaftaran
Dengan dibukanya pendaftaran pada awal Februari 2026, calon peserta disarankan segera mempersiapkan seluruh dokumen dalam bentuk softcopy, khususnya foto yang memiliki ketentuan teknis ketat.
Selain itu, pengecekan nilai rapor Semester V menjadi langkah penting untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan akademik program studi yang dituju, sehingga peluang lolos seleksi dapat dimaksimalkan sejak tahap awal.
Untuk informasi lebih lengkap terkait syarat pendaftaran, pelamar bisa mengunjungi laman resmi penerimaan.idu.ac.id.***
Editor : Asep Suhendar