RADAR BOGOR - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2026 resmi dimulai dan menjadi salah satu tahapan paling krusial bagi siswa kelas 12 yang masuk kategori eligible (memenuhi syarat)
Jalur ini memberi peluang besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri tanpa tes tertulis, sehingga setiap tahapan pendaftaran perlu dipahami dengan cermat sejak awal agar tidak terjadi kesalahan administratif yang bisa berakibat fatal.
Mengacu pada informasi yang dibagikan melalui akun Instagram @kuliah_eksam, pendaftaran SNBP 2026 dibuka pada rentang waktu 3 hingga 18 Februari 2026.
Menariknya, sistem pendaftaran memiliki pengaturan waktu khusus, yakni hanya dibuka dan ditutup setiap hari pada pukul 15.00 WIB.
Artinya, siswa tidak hanya dituntut teliti dalam mengisi data, tetapi juga disiplin waktu agar tidak terlambat mengakses portal pendaftaran SNPMB.
Sebelum masuk ke tahap pendaftaran SNBP, siswa kelas 12 wajib memastikan bahwa mereka telah memiliki akun SNPMB 2026. Akun ini menjadi pintu utama untuk seluruh proses seleksi nasional masuk perguruan tinggi.
Setelah akun aktif, siswa yang dinyatakan eligible oleh sekolah dan telah memenuhi seluruh ketentuan dapat langsung melanjutkan ke tahap pendaftaran SNBP tanpa perlu menunggu hingga mendekati batas akhir waktu.
Secara umum, peserta SNBP 2026 harus merupakan siswa SMA, SMK, atau MA kelas terakhir pada tahun 2026 dengan rekam prestasi akademik yang unggul.
Selain itu, siswa wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional atau NISN yang valid dan tercatat dalam sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Nilai rapor yang telah diunggah ke PDSS juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, karena data inilah yang menjadi dasar utama penilaian dalam jalur prestasi.
Di samping itu, siswa harus memenuhi persyaratan tambahan yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri, baik akademik maupun vokasi.
Dalam proses pendaftaran, siswa perlu mengakses portal resmi SNPMB di alamat portal.snpmb.id dengan menggunakan akun yang telah dibuat sebelumnya.
Setelah berhasil masuk, peserta dapat memilih menu pendaftaran SNBP dan mulai menentukan program studi yang diminati. Pilihan program studi dibatasi maksimal dua jurusan, baik dalam satu perguruan tinggi negeri yang sama maupun di dua PTN yang berbeda.
Bagi siswa yang memilih program studi di bidang seni atau olahraga, terdapat kewajiban tambahan berupa pengunggahan portofolio sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Tahapan selanjutnya yang tidak kalah penting adalah melakukan pengecekan ulang seluruh data diri dan pilihan yang telah diinput. Langkah ini sering dianggap sepele, padahal kesalahan kecil pada data dapat berdampak besar pada proses seleksi.
Setelah memastikan seluruh informasi sudah benar, siswa dapat menyelesaikan pendaftaran dan mencetak kartu peserta sebagai bukti resmi telah mengikuti SNBP 2026.***
Editor : Asep Suhendar