RADAR BOGOR – Masuk ke Universitas Indonesia (UI) adalah impian bagi banyak calon mahasiswa di Indonesia.
Namun, persaingan ketat di jurusan populer seperti Kedokteran atau Hukum sering kali membuat nyali menciut.
Padahal, tahukah kamu kalau ada beberapa program studi (prodi) di UI yang memiliki daya saing lebih rendah karena jumlah pendaftar yang cenderung sedikit? Memilih jurusan yang kurang “ramai” bisa menjadi strategi cerdas bagi kamu yang ingin mengamankan kursi di jaket kuning.
Melansir data dari akun Instagram @arahpemuda, berikut 10 prodi di UI dengan jumlah peminat paling sedikit yang bisa menjadi referensi:
- S1 Sastra Daerah untuk Sastra Jawa (jumlah peminat: 64)
- S1 Sastra Rusia (jumlah peminat: 123)
- S1 Sastra Prancis (jumlah peminat: 131)
- S1 Ilmu Filsafat (jumlah peminat: 154)
- D3 Administrasi Asuransi dan Aktuaria (jumlah peminat: 159)
- S1 Ilmu Sejarah (jumlah peminat: 165)
- S1 Sastra Belanda (jumlah peminat: 170)
- S1 Arkeologi Indonesia (jumlah peminat: 171)
- S1 Sastra Jerman (jumlah peminat: 171)
- S1 Ilmu Perpustakaan (jumlah peminat: 187)
Sedikitnya jumlah peminat bukan berarti jurusan-jurusan di atas memiliki prospek kerja yang buruk.
Sebaliknya, lulusan dari jurusan spesifik seperti Sastra Rusia atau Arkeologi justru sering kali dicari karena keahliannya yang langka di pasar kerja.
Dengan jumlah pesaing yang lebih sedikit, peluang kamu untuk lolos seleksi tentu menjadi jauh lebih besar.
Jadi, jangan hanya terpaku pada jurusan yang viral saja. Cobalah eksplorasi minatmu di bidang-bidang di atas.
Siapa tahu, salah satu dari sepuluh jurusan ini adalah jalan ninja kamu untuk resmi menjadi mahasiswa Universitas Indonesia tahun ini.***
Editor : Eli Kustiyawati