RADAR BOGOR - Fakultas Sains, Teknologi dan Komunikasi (Fastekom) Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara) melakukan kunjungan studi banding ke BINUS University di Tangerang sebagai langkah strategis memperkuat kualitas akademik, penjaminan mutu, serta pengembangan kewirausahaan kampus.
Kegiatan studi banding yang berlangsung di kampus BINUS University, Tangerang, ini dipimpin langsung oleh Dekan Fastekom, Rudi Haryono bersama jajaran pimpinan fakultas.
Turut hadir dalam rombongan antara lain Direktur Pusat Penjaminan Mutu Irma Wahyuni, Kaprodi S1 Ilmu Komputer Dede Latipah, Kaprodi S1 Sains Aktuaria Dyah Prita Anggraini, Kaprodi S1 Gizi Ika Puspa Windardi, serta Suwarjono dari Gugus Penjaminan Mutu Fakultas.
Rombongan Fastekom Universitas Muhammadiyah Bogor Raya diterima oleh perwakilan rektorat BINUS University, Rini Setiowati selaku Vice Rector of Collaboration and Global Engagement yang mewakili pimpinan universitas.
Dalam sambutannya, pihak BINUS menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kolaborasi sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan serta kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara bersama-sama.
"Studi banding semoga dapat membuka kerjasama dan meningkatkan mutu perguruan tinggi," jelasnya.
Dekan Fastekom Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Rudi Haryono menjelaskan, Umbara merupakan perguruan tinggi yang relatif baru berdiri pada 2022.
Meski usianya masih muda, kampus tersebut terus berupaya melakukan percepatan pengembangan institusi melalui penguatan jejaring kerja sama, baik dengan perguruan tinggi Muhammadiyah maupun non-Muhammadiyah.
Agenda studi banding diisi dengan pemaparan praktik terbaik (best practice) dari BINUS University, mencakup pengembangan akademik, sistem penjaminan mutu, inkubasi bisnis dan kewirausahaan, serta kajian kurikulum khususnya pada Program Studi Ilmu Komputer.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan campus tour untuk meninjau sejumlah fasilitas dan sarana prasarana penunjang kegiatan akademik.
Kunjungan ini ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan.
Ke depan, kedua institusi berencana menindaklanjuti pertemuan tersebut melalui agenda kerja sama yang lebih konkret dalam bidang akademik, riset, dan pengembangan sumber daya manusia. (rh)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim