Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Smartren Ekologi Takzim SMAN 2 Cibinong di Masjid Nurul Wathon, Sekda Kabupaten Bogor Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Muhammad Ali • Rabu, 4 Maret 2026 | 02:26 WIB

Smartren Ekologi Takzim dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 3 Maret 2026.
Smartren Ekologi Takzim dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 3 Maret 2026.

RADAR BOGOR – Ratusan pelajar memadati Masjid Nurul Wathon dalam kegiatan Smartren Ekologi Takzim yang digelar SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 3 Maret 2026.

Momentum Ramadhan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang menekankan pentingnya pembinaan akhlak dan kepedulian lingkungan bagi generasi muda.

Ajat menyampaikan, kehadirannya bukan sekadar sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai orang tua yang merasa bangga melihat para pelajar memakmurkan masjid di bulan suci Ramadan.

“Saya hadir di sini karena tergerak melihat anak-anak muda memenuhi masjid. Ini pemandangan yang menggembirakan dan sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun sumber daya manusia,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 3 Maret 2026.

Baca Juga: Warisan Dakwah 200 Tahun di Cileungsi Bogor, Napak Tilas Masjid Al Manshurunal Muqorrobun pada Ramadhan 2026

Menurutnya, generasi muda saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari gaya hidup konsumtif, pola hidup tidak sehat, hingga kecanduan gawai yang dapat memengaruhi masa depan jika tidak dikendalikan dengan baik.

Ia menilai usia 16 hingga 21 tahun merupakan fase penentu arah kehidupan. Karena itu, Ajat mengajak para siswa untuk memperkuat mental dan spiritual dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ilmu itu penting, tetapi sikap dan adab jauh lebih menentukan, attitude menyumbang 80 persen kesuksesan, hormati orang tua dan guru, serta latih tanggung jawab sejak sekarang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ajat menuturkan kegiatan Smartren Ekologi Takzim sejalan dengan program pembangunan daerah yang menempatkan investasi sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

Pemerintah Kabupaten Bogor, kata dia, terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk penguatan kapasitas tenaga pendidik serta dukungan terhadap berbagai inisiatif pembinaan karakter.

Ia juga mengajak siswa SMAN 2 Cibinong untuk bangga menjadi bagian dari Kabupaten Bogor dan memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif yang membentuk karakter, keilmuan, serta kepedulian sosial dan lingkungan.

“Kabupaten Bogor membutuhkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan peduli lingkungan. Kalianlah harapan masa depan itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Cibinong, Elis Nirhayati, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan doa hajat bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual seluruh civitas akademika.

“Kami berharap doa hajat yang senantiasa mengawali kegiatan di SMA Negeri 2 Cibinong ini menjadi jalan dikabulkannya harapan kita semua. Semoga Masjid Raya Nurul Wathon senantiasa dimakmurkan dan para pendirinya dicatat Allah SWT sebagai ahli surga,” ungkapnya.

Atas nama lembaga dan orang tua melalui komite sekolah, pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan melaksanakan iktikaf dan rangkaian Smartren di masjid tersebut.

“Semoga setiap tahun kami dapat kembali memanfaatkan fasilitas ini untuk pembinaan generasi muda,” pungkasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #SMAN 2 Cibinong #Masjid Nurul Wathon