RADAR BOGOR – Kegiatan Moslem Date (Mosdate) Vol 8.0 yang digelar Rohis SMAIT Ummul Quro Bogor resmi ditutup, Selasa, 10 Maret 2026. Acara yang berlangsung di aula sekolah tersebut menjadi ajang dakwah sekaligus pengembangan keterampilan bagi para pelajar.
Ketua Rohis SMAIT Ummul Quro Bogor, Naufal Akbar Kusumaperdana menjelaskan, Mosdate merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun untuk menyambut bulan suci Ramadan. Ini sudah memasuki penyelenggaraan yang ke-8 kali.
“Untuk kegiatan hari ini, kami dari Rohis mengadakan acara bernama Moslem Date. Acara ini rutin kami lakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia menuturkan, rangkaian kegiatan Mosdate 8.0 diisi berbagai perlombaan yang melibatkan peserta internal maupun eksternal, tercatat ada tujuh lomba untuk peserta eksternal dan enam lomba untuk siswa internal.
Beberapa lomba yang digelar di antaranya Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), vlog Ramadan, kaligrafi, hingga Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (LKTIA) yang diikuti secara berkelompok.
Peserta internal berasal dari siswa kelas 10 hingga 12 SMAIT Ummul Quro, sedangkan peserta eksternal diikuti pelajar tingkat SMA dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah untuk peserta eksternal ada yang mendaftar sampai dari luar pulau, karena babak penyisihannya kami laksanakan secara online hingga ke final,” jelas Naufal.
Selain perlombaan, puncak kegiatan juga diisi dengan tabligh akbar yang menghadirkan dai muda Husein.
Menurut Naufal, tabligh akbar tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam grand closing Mosdate 8.0. Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan berbagai penampilan siswa serta pengumuman pemenang lomba.
“Di acara puncak ini ada banyak penampilan, pengumuman pemenang serta penyerahan hadiah lomba, dan juga tabligh akbar,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan Mosdate tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dan keterampilan mereka.
“Tujuan utamanya tentu untuk menyambut dan menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Selain itu juga untuk meningkatkan kemampuan para pemuda serta menjadi ajang berdakwah dan membangun relasi yang lebih luas,” ucapnya.
Sebagai penutup rangkaian acara, panitia juga menggelar iftar jama’i atau buka puasa bersama yang diikuti peserta internal serta para pemenang lomba eksternal.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) bagi siswa kelas 10 dan 11. Agenda tersebut merupakan bagian dari agenda Mosdate yaitu pesantren kilat sekolah.
“Harapannya semoga kesuksesan acara ini bisa memberikan dampak dan kebermanfaatan besar, baik untuk kalangan internal maupun eksternal di sekitar sekolah,” tutupnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati