Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research Resmi Dibuka, Catat Persyaratannya

Yosep Awaludin • Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:00 WIB

Informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.
Informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.

RADAR BOGOR – Kabar baik bagi para peneliti muda Indonesia. Program Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research resmi dibuka pada tahun 2026.

Program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi peneliti untuk melanjutkan studi doktoral berbasis riset guna mendukung pengembangan inovasi dan penelitian di Indonesia.

Dikutip dari unggahan Instagram @lpdp_ri, beasiswa ini ditujukan bagi individu yang memiliki rekam jejak penelitian serta komitmen kuat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi nasional.

Jalur Doctor by Research memungkinkan peserta menempuh program doktor dengan fokus utama pada penelitian tanpa harus melalui proses perkuliahan reguler seperti program doktor pada umumnya.

Proses seleksi program ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik bagi peserta yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, serta seleksi substansi.

Setiap tahapan bertujuan untuk memastikan kandidat yang terpilih memiliki kesiapan akademik dan kemampuan riset yang memadai.

Beasiswa ini memiliki sejumlah persyaratan umum bagi pendaftar. Batas usia maksimal adalah 40 tahun untuk masyarakat umum dan 42 tahun bagi PNS. Selain itu, pendaftar juga harus memiliki IPK minimal 3,25 pada skala 4,0.

Sementara itu, terdapat ketentuan terkait kemampuan bahasa Inggris bagi pendaftar. Untuk tujuan studi dalam negeri, peserta harus memiliki skor minimal TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6.0.

Sedangkan untuk tujuan luar negeri, persyaratan minimalnya adalah TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7.0.

Bagi peserta yang lolos seleksi substansi, terdapat ketentuan tambahan yakni harus memperoleh co-promotor dari BRIN. Hal ini bertujuan untuk memastikan keterkaitan penelitian dengan agenda riset nasional.

Program ini juga berfokus pada sejumlah bidang keilmuan prioritas, di antaranya kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju dan manufaktur, energi, serta maritim.

Bidang-bidang tersebut dianggap strategis dalam mendukung penguatan inovasi nasional. Selain itu, terdapat beberapa ketentuan khusus bagi pendaftar.

Peserta dari masyarakat umum yang tidak memiliki afiliasi lembaga dapat mendaftar sebagai Asisten Periset (Research Assistant) BRIN, serta penerima beasiswa tetap diperkenankan bekerja selama masa studi.

Untuk peserta tujuan luar negeri, riset tetap dilakukan di Indonesia dengan kesempatan melakukan penelitian di perguruan tinggi luar negeri maksimal enam bulan dalam satu tahun sesuai persetujuan supervisor dan undangan institusi mitra.

Proses seleksi beasiswa ini terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari seleksi administratif, pengumuman hasil seleksi administrasi, pengajuan sanggah, hingga seleksi bakat skolastik dan substansi.

Adapun rangkaian seleksi berlangsung sejak 6–27 Maret 2026 untuk pendaftaran, sementara pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 22 Juni 2026, dan perkuliahan akan dimulai pada Juli 2026. Informasi selengkapnya bisa di cek langsung di instagram @lpdp_ri

Program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak peneliti dan inovator yang berkontribusi terhadap kemajuan riset nasional.

Informasi lengkap mengenai persyaratan dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi LPDP maupun media sosial resminya. (Mirta/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#peneliti #Studi Doktoral #beasiswa