RADAR BOGOR - Inovasi di bidang kesehatan gigi kembali lahir dari IPB University.
Tim peneliti IPB University menghadirkan, produk perawatan mulut bernama “c et chic”, yang diformulasikan dengan kombinasi hidroksiapatit dan minyak temu hitam untuk memberikan perlindungan sekaligus perbaikan pada gigi.
Produk ini dikembangkan oleh Dr Yessie Widya bersama tim peneliti IPB University sebagai solusi atas tingginya kasus kerusakan gigi di Indonesia.
Baca Juga: Film Na Willa Tembus 1 Juta Penonton, Raih Antusiasme Tinggi di Bioskop
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari laman resmi IPB University, “c et chic” dirancang tidak hanya untuk menjaga kebersihan gigi, tetapi juga memperbaiki struktur enamel yang mengalami kerusakan.
Hidroksiapatit sebagai bahan utama berperan penting dalam proses remineralisasi gigi, yaitu membantu memperbaiki enamel yang terkikis akibat demineralisasi.
Sementara itu, minyak temu hitam yang diekstrak dari rimpang tanaman memiliki sifat antibakteri, antiplak, dan antiinflamasi yang efektif mencegah pertumbuhan bakteri penyebab masalah gigi dan mulut.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Puluhan Bencana di Berbagai Wilayah di Kabupaten Bogor, Sehari 23 Kejadian
Dalam penjelasan yang disampaikan Dr Yessie Widya, hasil uji klinis menunjukkan, penggunaan produk ini mampu menurunkan plak dan debris secara signifikan dalam waktu sekitar tiga minggu.
Ia juga menjelaskan, sebagian besar responden merasakan manfaat tambahan seperti gigi tampak lebih cerah, bau mulut berkurang, serta rasa ngilu pada gigi yang berangsur mereda.
Selain manfaat kesehatan, inovasi ini juga mengusung konsep kemandirian bahan baku.
Hidroksiapatit yang digunakan merupakan hasil produksi lokal dengan teknologi gelombang mikro yang telah dipatenkan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada bahan impor sekaligus menekan biaya produksi.
Produk “c et chic” sendiri telah melalui tahapan penelitian praklinik dan uji klinis, serta mengantongi izin edar dari BPOM dan sertifikasi halal dari MUI.
Inovasi ini juga mendapat pengakuan sebagai salah satu dari 113 inovasi paling prospektif di Indonesia versi Business Innovation Center.
Baca Juga: Canggih, AWS Komunitas IPB University Bantu Petani Prediksi Cuaca dan Cegah Gagal Panen
Pendanaan riset ini didukung oleh LPDP sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan inovasi dalam negeri.
Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, produk ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dan terjangkau untuk mengurangi angka karies gigi, terutama di kalangan anak-anak yang masih cukup tinggi di Indonesia.
Kehadiran “c et chic” menjadi bukti bahwa riset dalam negeri mampu menghadirkan produk kesehatan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: TPT di Bojonggede Bogor Longsor, Satu Rumah Rusak Berat, Tiga Warga Dilarikan ke Rumah Sakit
Ke depan, produk ini direncanakan segera dipasarkan secara luas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim